Daftar isi
Ringkasan
Tujuan pembelajaran
- Menjelaskan peran pengembangan, implementasi, monitoring aplikasi, dan helpdesk dalam Operational Excellence Group.
- Mengidentifikasi perubahan proyek, proses, dan regulasi yang disampaikan dalam materi.
- Menjelaskan kapabilitas, peran pengguna, serta alur kredit dan non-kredit di BRISPOT.
- Menjelaskan tujuan integrasi dan perubahan kapabilitas NDS.
- Menjelaskan fungsi BRISurf sebagai platform asuransi serta alur BRIMEN dalam pengelolaan dokumen digital.
Bab 1
Operational Excellence Group
Operational Excellence Group ditampilkan sebagai Product Owner dan pengelola proses bisnis, dengan fungsi pengembangan produk, implementasi, monitoring aplikasi, dan dukungan teknis.
Halaman 2–6
Halaman 2
Operational Excellence Group sebagai Product Owner dan pengelola proses bisnis
Operational Excellence Group diperkenalkan sebagai Product Owner dan pengelola proses bisnis.
- Struktur pada materi menampilkan CNS & OOP Department, Strategy Department, dan MME Department sebagai bagian yang dijelaskan pada halaman berikutnya.
Halaman 3
Framework pengembangan produk OPX
Pengembangan produk di OPX Group menerapkan Agile atau Waterfall bergantung pada platform yang dikembangkan.
- Agile diterapkan untuk pengembangan BRISPOT, NDS, dan BRISURF.
- Waterfall diterapkan untuk pengembangan BRIMEN.
- Requirement dan proses pengembangan produk ditatakelola pada Jira, sedangkan dokumentasi dari grooming hingga deployment disimpan pada Confluence.
- Materi menyebut empat produk hasil pengembangan OPX Group.
Halaman 4
Product Owner Implementation pada Strategy Department
Fokus Product Owner Implementation adalah memastikan proyek yang dikembangkan dan dirilis dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan serta menjawab kebutuhan operasional.
- Koordinasi dengan PO, Operation, dan stakeholder untuk menyampaikan informasi terkini atau FAQ dilakukan melalui Enablement Communication.
- Value Tracking dilakukan dengan tim data analytic, implementasi, dan stakeholder untuk menilai kebergunaan suatu fitur.
- Fungsi lain yang disebut adalah assessment proses bisnis serta internalisasi dan sosialisasi ke seluruh unit kerja BRI.
Halaman 5
Operational Cockpit dan Helpdesk Layer 2
MME memonitor aplikasi OPX melalui Operational Cockpit dan menyediakan Helpdesk Layer 2 untuk permasalahan aplikasi yang tidak terselesaikan di level awal.
- Operational Cockpit bertujuan memastikan stabilitas sistem, mendeteksi potensi gangguan secara real-time, dan menjaga kontinuitas operasional unit kerja.
- Helpdesk Layer 2 melakukan analisis teknis mendalam atas permasalahan aplikasi OPX.
Halaman 6
Current OPX Project Updates
Daftar pembaruan proyek OPX mencakup OBS x BRISPOT, pemisahan kapabilitas LOS dan BRISPOT, capability update NDS V1 versus V3, Mandatory Akad Kredit - SOL, bisnis konsumer Mantri Multiguna, serta POJK 11 dan POJK 24.
- Halaman ini berfungsi sebagai daftar topik yang diuraikan pada halaman 7 sampai 13.
Bab 2
Pembaruan Proyek dan Dampak Regulasi
Bagian ini menjabarkan inisiatif OBS x 360 x BRISPOT, pemisahan LOS dan BRISPOT, pembaruan NDS, perubahan peran akad mikro, peluang Mantri Multiguna, serta dampak POJK.
Halaman 7–13
Halaman 7
OBS x 360 x BRISPOT
Inisiatif ini menampilkan Ecosystem Business 360 untuk memberi gambaran menyeluruh terhadap ekosistem nasabah dan monitoring eksekusi pipeline untuk memastikan pipeline berjalan hingga menjadi transaksi bernilai bisnis.
- Ecosystem Business 360 mencakup corporate principal view, cash view, sales view, value chain view, dan employee view; data capture yang ditampilkan memakai BRIBRAIN dan FLOWCA.
- Pendekatan ekosistem dimaksudkan membantu mengidentifikasi gap antara potensi dan posisi aktual serta memanfaatkan peluang pertumbuhan.
- Tujuan yang dicantumkan: mendeteksi peluang pertumbuhan bisnis, mitigasi risiko eksternal, dan hyper-personalization marketing.
- Monitoring pipeline berfokus pada eksekusi tepat waktu, realisasi transaksi, akuntabilitas eksekusi, dan mitigasi hambatan.
Halaman 8
Pemisahan kapabilitas LOS dan BRISPOT
Kapabilitas BRISPOT yang sebelumnya menyatu sebagai onboarding platform dan loan origination system direncanakan dipisah menjadi onboarding platform dan loan origination system.
- Alasan pemisahan yang disebut adalah risk mitigation dan optimalisasi proses bisnis.
Halaman 9
Capability Update NDS V1 versus V3
NDS V3 diposisikan untuk memperbaiki kelemahan NDS V1 pada keamanan, fraud, antrian, validitas SLA, cross selling, informasi produk, dan re-branding.
- NDS V1 menampilkan risiko fraud pada transaksi tanpa nasabah, SLA tidak valid akibat start-stop transaksi, ketergantungan deteksi antrian pada QMS, serta cross selling dan informasi fitur baru yang belum optimal.
- NDS V3 mencantumkan validasi BVP untuk keamanan data nasabah, persetujuan nasabah untuk meminimalkan fraud, dan antrian yang lebih optimal tanpa ketergantungan QMS.
- Perbaikan lain pada NDS V3: SLA lebih valid tanpa manipulasi waktu, optimalisasi penjualan melalui cross selling, frontline lebih aware terhadap produk nasabah, fitur baru di homepage, dan penguatan re-branding BRI.
Halaman 10
Mandatory Akad Kredit oleh SOL
Pada perubahan proses kredit mikro, ownership akad dan pencairan berpindah ke jajaran Operasional Kredit SOL.
- Sebelumnya Mantri menjalankan rangkaian pemasaran hingga input data prakarsa dan proses berikutnya setelah distribusi aktivitas dari Kaunit; perubahan menempatkan jajaran operasional kredit SOL pada aktivitas akad dan pencairan.
- Perubahan ini memperkuat segregation of duties antara bisnis dan operasional.
- SOL menjadi quality gate terakhir sebelum dana dicairkan, sementara proses analisa kredit tidak diubah.
Halaman 11
Coverage Assessment untuk BRI Multiguna Mikro
Materi mengidentifikasi BRI Unit tanpa dedicated Mantri yang memiliki portofolio dan potensi bisnis BRI Multiguna, lalu menetapkannya sebagai Coverage Assessment Unit untuk menentukan strategi coverage optimal.
- Leads existing disebut menunjukkan peluang growth yang belum optimal tergarap.
- Kualitas portofolio perlu diperhatikan melalui pengelolaan kolektabilitas DPK dan NPL untuk pertumbuhan sehat dan berkelanjutan.
- Kesimpulan materi: perlu tambahan Mantri Multiguna Mikro pada unit kerja untuk menggarap potensi bisnis lebih optimal.
- Flow kredit yang ditampilkan: Mantri BRIGUNA untuk pemasaran dan prakarsa; Kepala Unit/MBM/Pimpinan Cabang untuk putusan atau rekomendasi; CS Unit untuk verifikasi putusan, akad, dan pencairan; Kepala Unit untuk checker dan approval pencairan.
Halaman 12
POJK 11/2024 dan dampaknya bagi BRI
POJK 11/2024 mengatur perubahan ketentuan pelaporan SLIK dan bergabungnya perusahaan asuransi, perusahaan penjaminan, serta LPBBTI menjadi Pelapor SLIK.
- SEOJK 9/2024 menyebut setelah perusahaan membayar klaim, kreditur melakukan hapus buku sesuai ketentuan peraturan UU; proses hapus buku berubah dari oleh unit kerja menjadi otomasi hapus buku terpusat.
- Tujuan pembukuan yang ditampilkan berubah dari pendapatan klaim menjadi pengurang outstanding pinjaman PH.
- POJK 20/2023 yang dicantumkan mengatur hak klaim Askred: hanya pada kolektibilitas 5, maksimum coverage 75%, maksimum penjaminan 5 tahun dengan pengecualian kredit program, dan kewajiban pernyataan kesehatan debitur saat penutupan AJK.
- Timbulnya hak klaim pada ilustrasi berubah dari kolek 3 dan 4 menjadi kolek 5.
Halaman 13
POJK 24 Tahun 2025: pengelolaan rekening tabungan dan giro
POJK 24 Tahun 2025 mengatur pengelolaan rekening tabungan dan giro yang aktif, transparan, dan terlindungi melalui klasifikasi aktivitas transaksi dan kewajiban pemberitahuan rekening dormant.
- Status aktif rekening ditentukan oleh transaksi atas inisiatif nasabah: transaksi masuk, transaksi keluar, atau cek saldo.
- Klasifikasi rekening yang disebut: aktif, tidak aktif, dan dormant.
- Frekuensi minimum pemberitahuan dormant: satu kali dalam lima tahun untuk saldo sampai Rp100 juta; satu kali dalam tiga tahun untuk saldo di atas Rp100 juta sampai Rp1 miliar; dan satu kali dalam satu tahun untuk saldo di atas Rp1 miliar.
- Peluang bagi BRI: engagement nasabah, adopsi BRImo, optimalisasi basis rekening CASA, dan kualitas data pelanggan. Tantangannya: kesiapan sistem serta monitoring, workload operasional, dan notifikasi atau reaktivasi dalam skala jutaan rekening.
- Materi menyatakan POJK 24 juga dapat meningkatkan kualitas data nasabah, engagement digital melalui BRImo, dan produktivitas CASA secara berkelanjutan.
Bab 3
BRISPOT: Digital Lending, Acquisition, dan Retention
BRISPOT ditampilkan sebagai platform digital end-to-end bagi pekerja unit kerja, yang menggabungkan proses kredit, aktivitas non-kredit, integrasi, pengawasan, dan pengembangan strategi lintas segmen.
Halaman 14–22
Halaman 14
BRISPOT untuk loan, acquisition, dan retention CASA
BRISPOT diposisikan untuk loan sekaligus acquisition dan retention CASA.
- Pernyataan posisi ini tampil sebagai pengantar bagian BRISPOT.
Halaman 15
Flagship App Future Journey & Strategy
BRISPOT memimpin transformasi ekosistem funding dan lending BRI melalui inovasi digital generasi berikutnya, untuk pertumbuhan inklusif dan jangkauan di semua segmen bisnis.
- Fase 2025 adalah Strengthen Government Programs melalui pembiayaan terdigitalisasi untuk KUR, koperasi, dan kredit produktif; contoh program yang ditampilkan adalah Koperasi Desa Merah Putih, KUR, KUR alat dan mesin pertanian, KUR Perumahan, serta KIPK.
- Fase 2026-2028 adalah Strengthening Foundations, Expanding Horizons dengan penguatan reliability dan governance, perluasan fitur termasuk produk asuransi dan bank as a service, serta ekspansi ke Wholesale, Priority Banking, Investment, dan International Markets.
- Fase 2029-2030 adalah Innovating for Global Impact melalui AI-driven innovation, global expansion, government program enablement, dan partnership expansion melalui BRISPOT as a Service.
Halaman 16
BRISPOT Journey
Journey BRISPOT menggambarkan digitalisasi layanan kredit yang cepat, sederhana, dan bermakna bagi nasabah, dari creation hingga governance dan regulatory alignment.
- 2017-2019: Creation, Brivo 1.0, digital business process untuk Micro, SME, dan Consumer Loan.
- 2020-2022: Reinforcement, Covid-19 Alert dan Brivo 2.0 untuk proses bisnis digital Micro, SME, dan Consumer Loan.
- 2023: BRISPOT ONE sebagai digital assistant dan reengineering platform dengan tema One Platform, Infinite Power.
- 2024-2025: Risk Control & Empowering Leadership melalui insight-driven control, proactive monitoring, dan validation excellence.
- 2026: Appropriate & Compliant melalui governance by design dan peningkatan kualitas platform untuk regulatory alignment.
Halaman 17
BRISPOT Oversight dan angka operasional
Melalui integrasi dengan BRImo, BRISPOT memperluas akses pengajuan kredit langsung bagi nasabah; materi mencantumkan 343.549 loan applications sepanjang 2025.
- BRISPOT in general dicantumkan memiliki 89K+ users, mencakup segmen Micro, SME, Consumer, Corporate, Non-loan (Funding, Collection, dan lainnya), serta External.
- Demografi pengguna: female 42.111 (45%), male 50.567 (55%); Gen Z 33.919 (37%), Milenial 49.371 (53%), dan Gen X 9.388 (10%).
- Rata-rata pencairan bulanan yang ditampilkan: Micro sekitar Rp23 Tn, SME sekitar Rp10 Tn, dan Consumer sekitar Rp5 Tn; accounts: Micro 484.465, SME 11.437, Consumer 31.001.
- Angka lain: monthly cash pick up saving account sekitar Rp60 Bn, loan installment sekitar Rp6 Bn, NTB account opening daily average sekitar 2.000 account, dan availability 99,94%.
Halaman 18
Peran strategis, fitur, dan integrasi BRISPOT
BRISPOT bergeser dari banyak aplikasi yang berfokus loan menjadi one stop operational application dengan cakupan lebih luas, personalized experience, pre-screening, embedded risk control, smart geo-tagging, dan restrukturisasi yang seamless.
- Fitur Boost Productivity & Efficiency mencakup sales dan pipeline, working area mapping, surrounding integration, pick up transaction, BRIMAPS, BRILink partnership, scheduled marketing, merchant acquisition, bancassurance/BRIFINE, dan cross RM referral.
- Leadership Empowerment mencakup performance dashboard (MIS), KPI visibility, productivity dan activity monitoring, profit and loss portfolio, EWS, leader as marketer, serta ecosystem management.
- Strengthen Risk Control mencakup loan collection, today's payment, remedial and recovery, fraud detection system, credit restructuring, credit scoring, dan collateral management.
- Integrasi ditampilkan dengan regulator dan pemerintah, robotic, perusahaan asuransi, credit bureau, tech company, serta AI-driven excellence untuk rekomendasi produk, pipeline, insights, dan chatbot.
Halaman 19–20
Jenis BRISPOT, segmen kredit, dan pengguna
BRISPOT adalah platform digital BRI bagi pekerja unit kerja untuk memproses pengajuan kredit maupun non-kredit secara end-to-end, cepat, transparan, dan terintegrasi.
- Jenis BRISPOT: Pemrakarsa, Pemutus, Web, Agen, Mitra Kerjasama, dan Open BRISPOT.
- Segmen kredit: Mikro, SME (Small, Upersmall, Commercial), KPR, BRIGUNA, Eksternal, serta Wholesale yang ditandai coming soon.
- BRISPOT Pemrakarsa dipakai tenaga pemasar untuk pemasaran, prakarsa, monitoring, serta retensi/penagihan; peran yang dicantumkan termasuk Mantri, RM Kecil, RM Menengah, RM KPR, RM Briguna, RM Kredit, dan RM FT.
- BRISPOT Pemutus dipakai pejabat berwenang untuk putusan dan monitoring unit kerja binaan; peran yang dicantumkan termasuk Kaunit, MBM, SBM, Pinca, Business Department Head, CBM, Collateral Manager, dan Kabag CLF.
Halaman 21–22
Alur kredit BRISPOT dari pemasaran sampai monitoring
Alur tingkat tinggi BRISPOT mencakup pemasaran, prakarsa, analisa dan review pada segmen tertentu, putusan, akad pada segmen tertentu, pencairan pada segmen tertentu, monitoring, dan fitur lain-lain.
- Sumber pemasaran: potensi/pipeline/leads, nasabah kelolaan, dan canvassing. Prakarsa mencakup identitas debitur, prescreening, survey/kunjungan, cross selling, dokumentasi, dan rekomendasi kredit.
- Analisa dan review meliputi analisa finansial serta analisa dan review data agunan. Putusan mengikuti limit kewenangan pejabat pemutus kredit dan dilengkapi EWS.
- Akad dilakukan oleh CS Unit atau POK Cabang, manual atau digital; untuk Mikro disertai pengecekan BVP. Pencairan otomatis ke rekening nasabah tanpa teller, dilakukan oleh Kaunit untuk Mikro atau POK untuk SME, Konsumer, dan Korporasi; dokumen BRISPOT otomatis terkirim ke BRIMEN.
- Monitoring oleh tenaga pemasar meliputi tracking prakarsa, data tunggakan dan kolektabilitas, pembayaran hari ini, pembinaan/penagihan, dan nasabah kelolaan.
- Teknologi yang disebut: Telco Score, OCR, SLIK Robot, credit scoring, fraud detection system, BVP (liveness detection, digital sign, face recognition, OTP), Customer 360, dan geotagging.
Bab 4
New Delivery System (NDS)
NDS adalah platform operasional untuk transaksi finansial dan non-finansial yang ditransformasikan dari platform terpisah menjadi satu platform terintegrasi.
Halaman 23–26
Halaman 23
NDS untuk pemrosesan transaksi terintegrasi
NDS diposisikan untuk integrated financial dan non-financial transaction processing.
- Halaman pengantar menampilkan NDS sebagai platform tersendiri sebelum uraian journey dan overview.
Halaman 24
Journey migrasi NDS menuju NDS V3
Journey NDS menunjukkan migrasi bertahap dari BDS, BRINETS Ekspress, BRINETS Web, dan Portal SSO sampai NDS V3/New Face pada 2026.
- 2021: 15 bisnis proses baru serta migrasi fitur BDS, BRINETS Ekspress, dan BRINETS Web sebanyak 188 fitur.
- 2022: 25 bisnis proses baru dan migrasi fitur BDS, BRINETS Ekspress, serta BRINETS Web sebanyak 188 fitur.
- 2023: penutupan BDS; 2024: penutupan BRINETS Ekspress dengan migrasi 100 fitur BRINETS Web dan Portal SSO; 2025: BRINETS Web dan NDS as Future Delivery Platform; 2026: NDS V3/New Face dan migrasi fitur Portal SSO.
- Menu platform lama ditutup bertahap seiring migrasi.
Halaman 25
Overview New Delivery System
NDS digunakan pekerja operasional untuk mendukung kegiatan operasional transaksi finansial dan non-finansial dalam satu platform terintegrasi.
- Sebelumnya platform terpisah-pisah, meningkatkan kompleksitas transaksi, menghambat produktivitas operasional, dan menggunakan teknologi usang dengan risiko keamanan tinggi.
- Sesudahnya, integrasi dimaksudkan menyederhanakan sistem, meningkatkan kecepatan serta kemudahan transaksi, dan menjamin keamanan data dan keandalan operasional.
Halaman 26
New Face of NDS
New Face of NDS menyediakan pengumuman, pencarian menu, Queue Management System, Fast Menu, dan Menu Navigation untuk mempercepat penggunaan aplikasi.
- Pengumuman perlu diperhatikan berkala agar pengguna memperoleh informasi fitur baru atau kendala penting.
- Pencarian Menu dilakukan dengan mengetik pada kolom Cari; Fast Menu mengatur menu yang sering dipakai agar proses dapat dilakukan sekali klik; Menu Navigation menemukan menu berdasarkan kategori.
- QMS memudahkan panggilan antrian nasabah baik dengan BVP maupun tanpa BVP.
Bab 5
BRISurf: Platform Asuransi
BRISurf mengakomodasi kebutuhan asuransi BRI melalui integrasi dengan partner, penyederhanaan aplikasi yang sebelumnya terpisah, dan modul covering, claim, refund, serta subrogasi.
Halaman 27–30
Halaman 27–28
BRISurf sebagai platform asuransi terintegrasi
BRISurf adalah platform asuransi yang melayani kebutuhan asuransi, menyederhanakan aplikasi sebelumnya, dan menjadi gateway sistem antara BRI dan partner.
- Materi menyebut lima kapabilitas utama: covering, amortisasi, refund, claim, dan subrogasi.
- BRISurf diposisikan sebagai platform strategis BRI dalam mendukung pengelolaan operasional asuransi end-to-end, mulai dari covering hingga subrogasi.
- Volume transaksi 2025 yang ditampilkan mencakup refund 1.084 M, claim 10.535 M, covering premi payment 11.277 M, subrogation payment 2.520 M, subrogation fee 165,4 M, covering fee 306,8 M, dan realization amortization 9.643 M.
Halaman 29
Ekosistem, partner, channel, dan modul BRISurf
BRISurf menghubungkan beragam kebutuhan asuransi, partner, channel, dan modul yang dikelompokkan menurut direktorat atau sub-direktorat BRI.
- Diagram memperlihatkan produk asuransi jiwa kredit, asuransi kredit, bancassurance, asuransi hadiah undian, personal accident, asuransi aset, asuransi uang, dan bank garansi pada berbagai direktorat.
- Ekosistem partner diberi status Already Joined, Waiting Implementation, dan On Progress Integration; channel diberi status Already Joined, Waiting Implementation, dan Up Coming.
- Diagram mencatat disposal 13 dari 22 old app dan modul covering, claim, refund, serta subrogation.
Halaman 28
Integrasi, otomasi proses, dan efisiensi BRISurf
BRISurf menggunakan integrasi host-to-host, standardisasi spesifikasi API partner, serta otomasi proses pembayaran premi, pelimpahan fee, pengakuan fee, pembukuan, rekonsiliasi, dan fee/pajak.
- Materi mencantumkan kemungkinan integrasi SIKP-Akad bila diperlukan.
- Pembukuan tersedia dengan opsi jurnal pembukuan; fee dan pajak langsung dilimpahkan secara realtime.
- Penerbitan polis disebut dapat dilakukan kurang dari 15 detik, tersedia report dan dashboard pada BRISIM, dan dashboard/monitoring dapat disesuaikan kebutuhan operasional.
Halaman 30
Pengguna, modul utama, dan channel akses BRISurf
BRISurf menyederhanakan aplikasi pembayaran dan pembelian asuransi yang sebelumnya terpisah serta dapat diakses dari beberapa channel.
- Pengguna yang dicantumkan: Maker Unit, Signer Unit, Maker KC, Signer KC, Maker POK, dan Signer POK; peran unit yang ditampilkan meliputi CS Unit, Spv Unit, dan Spv Unit.
- Modul utama: Covering, Claim, Refund, dan Subrogasi.
- Channel akses: Portal SSO, BRISPOT, Portal BG, BRILink Mobile, dan lainnya.
Bab 6
BRIMEN: Pengelolaan Dokumen Digital
BRIMEN mendukung pengelolaan dokumen digital internal dengan otomatisasi input, integrasi dokumen, akses aman, serta perubahan alur yang terintegrasi dengan BRISPOT dan NDS.
Halaman 31–35
Halaman 31–32
BRIMEN sebagai transformasi pengelolaan dokumen digital
BRIMEN dirancang untuk membantu tim internal mengelola dokumen secara digital melalui otomatisasi input data dan integrasi berbagai dokumen.
- Manfaat yang disebut adalah pekerjaan lebih efisien serta akses mudah, aman, dan cepat ke informasi penting bagi karyawan BRI.
Halaman 33
Tampilan baru dan integrasi BRIMEN
Pembaruan BRIMEN mencakup tampilan dan flow baru, integrasi BRISPOT, serta integrasi NDS.
- Integrasi disebut dapat mengurangi aktivitas pekerja untuk mengunggah dokumen kredit mikro sebesar 70%.
- BRIMEN memberi informasi persentase kelengkapan dokumen per fasilitas.
- Input RMS atau alamat dokumen dilakukan di BRISPOT sehingga pekerja cukup mengakses satu aplikasi untuk pengelolaan dokumen.
- Pekerja, CS, atau Teller memperoleh informasi lengkap berdasarkan dokumen nasabah kredit dan operasional sesuai kewenangan.
Halaman 34
Perubahan flow BRIMEN 2.0 ke New BRIMEN
BRIMEN 2.0 memisahkan pembentukan folder dan unggah dokumen sebelum in storage, sedangkan New BRIMEN mengintegrasikan BRISPOT untuk pencairan kredit dan BRIMEN untuk pembentukan folder sampai verifikasi pencairan atau penerbitan.
- Pada BRIMEN 2.0, flow mencakup Debitur, MAK, putusan kredit, SPPK, perjanjian kredit/SPH, pembentukan folder, upload document, in storage Gedung BRIMEN, pencairan/penerbitan, dan dokumen susulan.
- Folder dibentuk berdasarkan nomor rekening serta bulan dan tahun putusan kredit; in storage tidak dapat dilakukan jika salah satu user belum selesai upload, dan dokumen setelah in storage memerlukan maintenance.
- Pada New BRIMEN, BRISPOT menangani Debitur, MAK, dan pencairan kredit; BRIMEN menangani folder terbentuk, SPPK, perjanjian kredit, in storage Gedung BRIMEN, verifikasi pencairan/penerbitan, dan dokumen susulan.
- Dokumen yang dicantumkan pada folder: covernote PK/polis, covernote sertifikasi agunan, dan covernote pengikatan agunan; pada dokumen susulan: PK/polis, dokumen agunan, dan pengikatan agunan.
Halaman 35
New BRIMEN Improvement
Materi menyatakan penyimpanan BRIMEN sedang diperbarui untuk meningkatkan kinerja aplikasi dan mengajukan pertanyaan strategi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja sistem.
- Solusi yang ditampilkan adalah New BRIMEN Improvement yang integrated dengan sumber dokumen lain melalui Open API.
- Fitur baru yang ditampilkan: Integrasi Dokumen Digital BRISPOT, Otomasi Folder Penyimpanan Dokumen Digital BRIMEN, Monitoring Dokumen Digital, dan TOB Dokumen Digital.
Referensi
Glosarium
Operational Cockpit
Halaman 5
Sarana MME untuk memonitor aplikasi OPX demi stabilitas sistem, deteksi potensi gangguan secara real-time, dan kontinuitas operasional unit kerja.
Value Tracking
Halaman 4
Kolaborasi tim data analytic, implementasi, dan stakeholder untuk menilai kebergunaan suatu fitur.
Ecosystem Business 360
Halaman 7
Pendekatan untuk memberi gambaran menyeluruh atas ekosistem nasabah, mengidentifikasi gap potensi dan posisi aktual, serta memanfaatkan peluang pertumbuhan.
Coverage Assessment Unit
Halaman 11
BRI Unit yang ditetapkan untuk menentukan strategi coverage paling optimal pada konteks BRI Multiguna Mikro.
BRISPOT
Halaman 19
Platform digital BRI bagi pekerja unit kerja untuk memproses pengajuan kredit dan non-kredit secara end-to-end, cepat, transparan, dan terintegrasi.
NDS
Halaman 25
Platform bagi pekerja operasional untuk mendukung kegiatan transaksi finansial maupun non-finansial dalam satu platform terintegrasi.
Alias: New Delivery System
BRISurf
Halaman 30
Platform asuransi yang mengakomodasi kebutuhan asuransi BRI, menyederhanakan aplikasi yang sebelumnya terpisah, dan menjadi gateway BRI dengan partner.
BRIMEN
Halaman 32
Bagian transformasi digital BRI untuk membantu tim internal mengelola dokumen secara digital dengan otomatisasi input data dan integrasi dokumen.
BVP
Halaman 22
Teknologi yang digunakan untuk validasi pada proses tertentu, dengan komponen liveness detection, digital sign, face recognition, dan OTP pada alur BRISPOT.
Alias: Biometric Validation Platform
Istilah
Akronim
- LOS
- loan origination system
- NDS
- New Delivery System
- BVP
- Biometric Validation Platform
- QMS
- Queue Management System
- SOL
- Supervisor Operasional & Layanan
- LKN
- Lembar Kunjungan Nasabah
- LPBBTI
- Lembaga Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi
- AJK
- Asuransi Jiwa Kredit
- KUR
- Kredit Usaha Rakyat
- KIPK
- Kredit Investasi Padat Karya
- EWS
- Early Warning System
Halaman 8
Halaman 25
Halaman 22
Halaman 26
Halaman 10
Halaman 10
Halaman 12
Halaman 12
Halaman 15
Halaman 15
Halaman 21
Keterkaitan
Relasi antar-item
Halaman 3
Halaman 3
Halaman 3
Halaman 3
Halaman 22
Halaman 33
Halaman 9
Halaman 15–18
Halaman 30
Indeks
Kata kunci dan entitas
Kata kunci
Entitas
Pustaka
Sumber dan catatan ekstraksi
- Berkas sumber
- Materi BFLP Generalist - Digital Innovation and Business Sustainability.pdf
- Bahasa
- Campuran Indonesia dan Inggris
- Grounding
- Hanya materi sumber
- Cakupan
- Lengkap dengan catatan
- SHA-256
- e938ce08917e6129ca07d6dff027d417a79b16ce5ca03439eb2dbf3a16357302
- Seluruh 36 halaman ditinjau secara visual; halaman 1 adalah sampul dan halaman 36 adalah penutup.
- Materi mengandung diagram, tangkapan layar, logo, dan tabel; konten yang dapat dibaca secara visual diringkas tanpa menambahkan fakta dari luar sumber.
- Beberapa singkatan atau label di sumber tidak diekspansikan secara eksplisit (misalnya CNS, OOP, MME, DPK, NPL, CASA, OCR, OTP, RMS, dan TOB); entri akronim tersebut mempertahankan bentuk yang tersedia di sumber.
- Beberapa teks kecil pada diagram ekosistem BRISurf berupa logo atau label partner; materi mencatat kategori dan status integrasi tanpa menginventarisasi logo secara lengkap.
