Daftar isi
Ringkasan
Tujuan pembelajaran
- Mengidentifikasi tiga department dalam International Business Group dan fungsi yang ditampilkan untuk masing-masing department.
- Menjelaskan profil dan peran unit kerja luar negeri BRI yang ditampilkan.
- Membedakan layanan outgoing dan incoming remittance, channel, target market, serta enabler yang ditampilkan.
- Menjelaskan produk banknotes, struktur kurs, dan pertimbangan penetapan kurs counter.
- Mengenali tujuan, pelanggan, produk, tenor, perjanjian, dan sumber revenue Correspondent Banking Business.
- Membedakan committed dan uncommitted bank line serta mengenali peran Bank Line Management dan ruang lingkup sanction/embargo yang ditampilkan.
Bab 1
Organization Structure & Scope of Work INT Business Group
Sampul materi menyatakan International Business Group sebagai materi 2-session. Bagan organisasi menempatkan group ini di Treasury & International Banking Directorate dan merinci tiga department beserta fungsi yang ditampilkan.
Halaman 1–2
Halaman 2
Posisi International Business Group
International Business Group berada di bawah Treasury & International Banking Directorate, yang berada di bawah President Director.
- International Business Group dipimpin oleh Group Head.
- Tiga department yang ditampilkan adalah International Banking Department, Bank Line Management Department, serta Overseas Channel Management & Development Department.
- Bagan merujuk pada Surat Keputusan Direksi BRI Nokep: 3848-DIR/PPM/08/2025.
Halaman 2
Fungsi International Banking Department
International Banking Department menangani Financial Institution Business - Banks, Cross Border Payment Business, Banknotes Business, Bank Representative, pengembangan dan kebijakan produk International Business, Customer Due Diligence, serta Global Relationship Management - Financial Institution.
- Struktur di bawah department ini menampilkan Banknotes Business, Cross Border Payment Business, Financial Institution Business 1, Financial Institution Business 2, dan International Business Product Development.
- Fungsi Bank Representative dicetak tebal pada bagan sumber.
Halaman 2
Fungsi Bank Line Management Department
Bank Line Management Department menjalankan fungsi Relationship Manager, Credit Analyst, Country Risk Analyst, Banks' Portfolio Management, Counterparty Due Diligence, International Business Policy, dan Global Business Support.
- Bagan menampilkan department ini sebagai salah satu dari tiga department di International Business Group.
Halaman 2
Fungsi Overseas Channel Management & Development Department
Department ini mencakup supervisi dan monitoring bisnis overseas channels, strategi dan evaluasi kinerja, stakeholder management, audit remediation & monitoring, corporate governance & compliance, IT project management, human capital management, network & organizational development, serta product & policy development untuk overseas channels.
- Fungsi lain yang ditampilkan adalah BRI Cayman Islands Branch Marketing & Business Strategy serta BRI Cayman Islands Branch Product & Business Development.
- Struktur di bawah department ini menampilkan BRI Cayman Island Branch, Overseas Channel Management, dan Overseas Channel Development & Policy.
Bab 2
Overseas Channel Management & Development
Bagian ini memetakan enam overseas channels BRI, menjelaskan karakteristik tiap channel, dan menampilkan empat peran Unit Kerja Luar Negeri.
Halaman 3–4
Halaman 4
Profil BRI Overseas Channels
Profil menampilkan BRI New York Agency, BRI Singapore Branch, BRI Timor-Leste Branch, BRI Taipei Branch, BRI Hongkong Representative Office, dan BRI Cayman Islands Branch.
- BRI New York Agency berdiri sejak 1988, menjalankan wholesale banking business, dan membantu promosi UMKM Indonesia di pasar US.
- BRI Singapore Branch berdiri sejak 2015, menjalankan wholesale banking business, dan menjadi trade finance hub di wilayah South-East Asia.
- BRI Timor-Leste Branch berdiri sejak 2017, menjalankan retail banking business, dan memiliki 3 (tiga) Sub-Branch.
- BRI Taipei Branch berdiri sejak 2021, menjalankan full banking business, serta mengakomodir transaksi ex-im Indonesia dengan negara di sekitar Taiwan.
- BRI Hongkong Representative Office berdiri sejak 1989, menjadi perwakilan Kantor Pusat BRI di Hongkong, melakukan referral business BRI, dan membantu promosi UMKM Indonesia di pasar Hongkong dan Tiongkok.
- BRI Cayman Islands Branch berdiri sejak 1992 serta menjalankan wholesale banking business dan pembiayaan untuk proyek-proyek Indonesia.
Halaman 4
Peran Unit Kerja Luar Negeri
Peran Unit Kerja Luar Negeri yang ditampilkan adalah Profit Contributor, Business Catalyst, Global Existence, dan Training Ground.
- Profit Contributor: memberi kontribusi laba bersih yang berkelanjutan kepada BRI.
- Business Catalyst: melakukan referral/cross-selling atas potensi bisnis BRI Group dan menghubungkan pelaku bisnis Indonesia dengan pelaku bisnis di wilayah kerja UKLN, terutama UMKM berpotensi ekspor.
- Global Existence: menjadi representasi BRI dan Indonesia di luar negeri untuk memperkokoh eksistensi dan meningkatkan daya saing BRI di perbankan internasional, khususnya Southeast Asia.
- Training Ground: memberi pengetahuan dan pengalaman pengelolaan bisnis perbankan global di luar negeri kepada Pekerja BRI.
Bab 3
International Banking Management: Products
Bagian ini memaparkan crossborder payment, banknotes, dan correspondent banking. Halaman 5 adalah pembatas bagian International Banking Management Department sebelum materi produk dimulai.
Halaman 5–11
Halaman 6
Outgoing dan incoming remittance
Outgoing remittance adalah layanan pengiriman dana dari Indonesia ke negara lain atau ke penerima di dalam negeri dalam mata uang valas. Incoming remittance adalah pengiriman dana dari luar negeri ke Indonesia atau dari pengirim di dalam negeri dalam mata uang valas.
- Channel outgoing konvensional adalah Uker BRI (SWIFT); channel modern adalah BRImo (SWIFT & WU) dan QLOLA (SWIFT). Target retail: Business Owner, Keluarga PMI/Pelajar di Luar Negeri, dan Expat; target wholesale: Perusahaan Importir, MNC, dan Perusahaan Transfer Dana.
- Enabler outgoing yang ditampilkan adalah 867 RMA Network, BRIfast Remittance System, BRImo App, dan QLOLA Platform. Diagram tujuan menunjukkan Bank Account, Cash Pickup Agents, dan Digital Wallet.
- Channel incoming konvensional adalah Bank (SWIFT); channel modern adalah Counterpart BRI (API). Target retail: PMI, Diaspora Indonesia, Keluarga, dan Ekspat; target wholesale: Perusahaan Eksportir serta Cabang/Anak Perusahaan Asing.
- Enabler incoming yang ditampilkan adalah BRIfast API Channel, 72 Counterpart Aktif, 1 Jt + Agen BRILink, 7 Bank Representatives, Bank Partner, dan SWIFT Network. Diagram tujuan menunjukkan BRI Account, Other Banks, Cash Pickup, dan Digital Wallet.
- Benefit yang ditampilkan untuk outgoing adalah FBI dan Fx Gains; untuk incoming adalah FBI, Fx Gains, dan CASA.
Halaman 6
SWIFT MT101 dan MT940
SWIFT MT101 (Payment Instruction Message) adalah pesan standar SWIFT untuk mengirim instruksi pembayaran dari satu bank ke bank lain atau standing instruction. SWIFT MT940 (Account Statement Message) adalah pesan standar SWIFT untuk mengirim mutasi rekening/rekening koran nasabah secara harian.
- Kedua layanan ditampilkan dalam bagian Layanan Lainnya pada materi Crossborder Payment Business.
Halaman 7
Banknotes Business dan channel transaksi
Bisnis Money Changer menyediakan penukaran Banknotes Valas dengan Mata Uang Rupiah dan sebaliknya; di dalam bisnis ini terdapat Kurs Beli dan Kurs Jual.
- Channel konvensional mencakup Unit Kerja BRI (Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Kantor Kas) dan Gerai Money Changer BRI (Ngurah rai, Soekarno Hatta, Djuanda, PLBN Motaain). Channel modern: Money Changer by EDC BRI, BRIVA, dan QRIS.
- Segmentasi retail: Jemaah Umroh dan Haji, Turis, Traveler, PMI. Segmentasi wholesale: Bank, Pedagang Valuta Asing, Travel Pariwisata, Travel Umroh dan Haji, PJTKI.
- Slide menyatakan BRI dapat melayani 22 mata uang dan mencantumkan: USD, CAD, EUR, GBP, CHF, SGD, MYR, KRW, THB, HKD, BND, AUD, JPY, CNY, AED, SAR, PHP, VND, INR, PGK, AUD, NZD.
- Money Detector Valas digunakan untuk memverifikasi keaslian uang kertas asing/banknotes dan rupiah guna mencegah peredaran uang palsu; Unit Kerja wajib melakukan update berkala agar perangkat dapat mendeteksi emisi terbaru.
Halaman 8
Struktur kurs Banknotes Business
Booking rate adalah kurs tengah yang ditetapkan Treasury Business Group sebagai acuan untuk menentukan spread kurs beli dan kurs jual. Kurs dasar ditetapkan International Business Group dan terdiri dari Kurs Dasar Beli dan Kurs Dasar Jual; kurs counter adalah kurs dasar yang dapat ditambah spread oleh unit kerja.
- Unit kerja dapat menambahkan spread pada kurs dasar untuk menentukan kurs counter dengan mempertimbangkan persaingan money changer setempat, kebutuhan inventory menurut kondisi persaingan setempat, kualitas fisik banknotes (baik, sedang, buruk), dan reputasi BRI.
- Kurs negosiasi tidak dapat ditransaksikan langsung oleh unit kerja dan harus mendapat persetujuan International Business Group. Jika nasabah menginginkan kurs melebihi kurs counter, negosiasi dilakukan ke International Business Group sesuai kewenangannya.
- Diagram memperlihatkan contoh angka 14.000, 15.900, 16.900, 17.000, 17.100, 15.900, dan 20.000 untuk posisi Bank Buy/Kurs Beli, Booking Rate, dan Bank Sell/Kurs Jual.
Halaman 9
Correspondent Banking Business
Correspondent Banking Business adalah aktivitas bank-to-bank terkait Trade related transaction, Payment Business, dan Loans / Interbank Borrowing antara BRI dan Financial Institution - Bank domestik maupun internasional.
- Tujuannya menghasilkan revenue berupa Interest & Fee Based Income bagi BRI dengan memanfaatkan excess likuiditas.
- Benefit yang ditampilkan: memfasilitasi bank-to-bank business dengan Financial Institutions; menyediakan alternative earning assets di secondary market melalui trade finance transactions; serta menyediakan sumber alternatif funding atau lending dari/kepada bank sebagai borrowers/lenders.
- Clients yang ditampilkan adalah Global Banks, Local Banks, dan Regional Government Banks.
- Bank-to-bank relationship menjadi entry gate, menciptakan business opportunity untuk beneficial relationship, dan mencakup Bank-to-Bank AML/KYC.
- Underlying documents untuk transaksi trade finance yang ditampilkan: Letter of Credit / SKBDN, SBLC, Invoice, dan instrumen trade finance lainnya.
Halaman 10
Produk correspondent banking: trade asset hingga trade loan
Produk yang ditampilkan adalah Trade Asset Participation, Interbank Forfaiting, Refinancing L/C & Non-L/C, dan Bankers Acceptance/Trade Loan.
- Trade Asset Participation adalah partisipasi risiko atas trade asset suatu bank antara BRI dan bank koresponden dalam atau luar negeri yang memenuhi acceptance criteria; target Wholesale Banks, tenor 30-360 days, Master Risk Participation Agreement (MRPA), revenue Interest Income dan Fee Based Income (FBI).
- Interbank Forfaiting adalah pembelian piutang eksportir atas discount basis dan without recourse berdasarkan Bankers' Acceptance (B/A) yang diterbitkan bank koresponden atau BRI; target Wholesale Banks, tenor 30-360 days, Master Forfaiting Agreement (MFA), revenue Interest Income.
- Refinancing L/C & Non-L/C adalah pembiayaan BRI kepada bank koresponden atau sebaliknya untuk membiayai kembali transaksi perdagangan yang didukung dokumen ekspor-impor; target Wholesale Banks dan Corporate, tenor 30-360 days, Trade Refinancing Agreement, revenue Interest Income.
- Bankers Acceptance/Trade Loan adalah pembiayaan jangka pendek bagi bank koresponden dalam atau luar negeri, dengan atau tanpa assignment Bankers' Acceptance (BA) dari bank penerbit dan disertai underlying transaksi ekspor/impor; target Wholesale Banks, tenor 30-360 days, Master Trade Loan Agreement (MTLA), revenue Interest Income.
Halaman 11
Produk correspondent banking: confirmation, guarantee, dan bank loan
Produk lanjutan yang ditampilkan adalah L/C Confirmation, Bank Guarantee Under Counter Guarantee dari Bank Lain, dan Bank Loan.
- L/C Confirmation adalah fasilitas konfirmasi atas LC/(SKBDN yang diterbitkan bank koresponden luar negeri atau dalam negeri yang telah memperoleh commercial line dari BRI; target Wholesale Banks, tenor 30-360 days, revenue Fee Based Income (FBI).
- Bank Guarantee Under Counter Guarantee dari Bank Lain adalah Bank Garansi yang diterbitkan BRI atas nama nasabah dengan jaminan Counter Guarantee berupa Bank Garansi atau Standby Letter of Credit (SBLC) dari bank lain; target Corporation dan Government Institution, tenor kurang atau lebih dari 1 tahun, revenue Fee Based Income (FBI).
- Bank Loan adalah fasilitas pinjaman committed dalam IDR atau Valas yang diberikan BRI (HO / UKLN) kepada counterparty berupa bank atau sebaliknya, dengan jangka waktu maksimal 36 bulan; target Wholesale Banks, tenor kurang atau lebih dari 1 tahun, Credit Agreement (Perjanjian Kredit), revenue Interest Income.
Bab 4
Bank Line Management dan International Sanction / Embargo
Bagian Bank Line Management menjelaskan bank line, perbedaan committed dan uncommitted credit line, peran BLM, dan International Sanction/Embargo. Halaman 12 adalah pembatas bagian sebelum materi bank line dimulai.
Halaman 12–15
Halaman 13
Bank Line, committed, dan Uncommitted Credit Line
Bank Line adalah istilah untuk credit line yang BRI berikan kepada counterparty berupa bank untuk transaksi International Business, Treasury, dan Trade Finance secara bank-to-bank. Committed berarti BRI telah berkomitmen menyediakan dana terkait fasilitas sesuai perjanjian para pihak; contohnya Bank Loan Facility.
- Uncommitted adalah fasilitas BRI kepada counterparty ketika BRI tidak berkewajiban menyetujui penggunaan/penarikan fasilitas counterparty. Contoh Treasury Business: Money Market Line, Forex Line, Repo Line, Security Line, dan Nostro Line.
- Contoh transaksi bisnis internasional adalah Trade Finance Line untuk negosiasi wesel ekspor, forfaiting (LC/SKBDN), LC/SKBDN confirmation, SBLC/Demand Guarantee/Bank Garansi dengan Counter Guarantee, risk participation, refinancing, dan Banker's Acceptance.
- Karakteristik UCL yang ditampilkan: tidak terdapat jaminan/collateral, perjanjian kredit, kewajiban menginformasikan pemberian UCL kepada counterparty, biaya/fee lainnya, maupun komitmen antarkedua pihak; UCL dapat diberikan dan dihentikan setiap saat secara sepihak.
- UCL diperlukan apabila ada potensi bisnis entitas dan counterparty yang dapat menimbulkan risiko, terutama risiko kredit seperti country risk dan counterparty risk. Credit line yang sudah diberikan direview berkala sesuai kebutuhan dan Pasar Sasaran & Kriteria Risiko Yang Dapat Diterima (PS&KRD).
Halaman 14
BLM Roles
BLM menyediakan Bank Line bagi bank-to-bank transaction Treasury Business (HO & UKLN), International Business (HO, RO, BO), dan Trade Finance (HO, RO, BO).
- Ruang lingkup lain yang ditampilkan: Monitoring & Review Country & Counterparty Performance; Country Risk Analysis, Country Profile, dan Country Limit Monitoring.
- Policy & Procedure meliputi General Policy Bank Line dan Trade & Treasury Policy related.
- International Sanctions mencakup Internal Policy, Compliance, dan Release Transaction.
Halaman 15
International Sanction / Embargo
International sanction/embargo adalah sanksi yang diterapkan negara atau organisasi dunia terhadap negara lain karena alasan politik atau alasan lain, baik unilateral maupun multilateral.
- Sumber/kerangka yang ditampilkan: UN Sanctions - UN Security Council; UK Sanctions - HM Treasury and Office of Financial Sanctions Implementation; OFAC Sanctions - US Treasury Government; CAATSA Sanctions - US Legislative; Anti Boycott Regulations; dan EU Sanctions - European Union / Common Foreign and Security Policy (CFSP).
- Instrumen keuangan yang dilarang pada slide: LC; Non-LC / Telegraphic Transfer (TT); Financial Structure; bentuk penjaminan berupa Standby Letter of Credit / Demand Guarantee; dan bentuk settlement keuangan lainnya.
- Dampak financial dan hukum yang ditampilkan dapat mengenai negara (termasuk perangkat negara dan pemerintahan), perusahaan, organisasi, dan individu.
Bab 5
Penutup
Halaman terakhir adalah slide penutup materi.
Halaman 16
Halaman 16
Thank You
Slide terakhir menampilkan pesan 'Thank You !!!'.
Referensi
Glosarium
Outgoing remittance
Halaman 6
Layanan pengiriman dana dari Indonesia ke negara lain atau ke penerima di dalam negeri dalam mata uang valas.
Incoming remittance
Halaman 6
Pengiriman dana dari luar negeri ke Indonesia atau dari pengirim di dalam negeri dalam mata uang valas.
Money Changer
Halaman 7
Bisnis yang menyediakan penukaran Banknotes Valas dengan Mata Uang Rupiah dan sebaliknya; di dalamnya terdapat Kurs Beli dan Kurs Jual.
Money Detector Valas
Halaman 7
Perangkat untuk memverifikasi keaslian uang kertas asing/banknotes dan rupiah guna mencegah peredaran uang palsu.
Booking rate
Halaman 8
Kurs tengah yang ditetapkan Treasury Business Group sebagai acuan untuk menentukan spread kurs beli dan kurs jual.
Kurs Dasar
Halaman 8
Kurs yang berlaku di unit kerja dan ditetapkan International Business Group; terdiri dari Kurs Dasar Beli dan Kurs Dasar Jual.
Kurs Counter
Halaman 8
Kurs yang berlaku di unit kerja berupa kurs dasar yang dapat ditambah spread oleh unit kerja untuk kebutuhan bisnis.
Kurs Negosiasi
Halaman 8
Kurs yang tidak dapat ditransaksikan langsung oleh unit kerja dan harus mendapat persetujuan International Business Group.
Correspondent Banking Business
Halaman 9
Aktivitas bank-to-bank terkait Trade related transaction, Payment Business, dan Loans / Interbank Borrowing antara BRI dan Financial Institution - Bank domestik maupun internasional.
Trade Asset Participation
Halaman 10
Transaksi partisipasi risiko atas trade asset suatu bank antara BRI dan bank koresponden dalam atau luar negeri yang memenuhi acceptance criteria.
Interbank Forfaiting
Halaman 10
Pembelian piutang eksportir atas discount basis dan without recourse berdasarkan Bankers' Acceptance yang diterbitkan bank koresponden atau BRI.
Bank Line
Halaman 13
Credit line dari BRI kepada counterparty berupa bank untuk transaksi International Business, Treasury, dan Trade Finance secara bank-to-bank.
Committed
Halaman 13
Kondisi ketika BRI telah berkomitmen menyediakan dana terkait fasilitas sesuai perjanjian para pihak.
Uncommitted
Halaman 13
Fasilitas kepada counterparty ketika BRI tidak berkewajiban menyetujui penggunaan/penarikan fasilitas yang dimiliki counterparty.
Alias: Uncommitted Credit Line
International sanction / embargo
Halaman 15
Sanksi dari negara atau organisasi dunia terhadap negara lain karena alasan politik atau alasan lain, secara unilateral atau multilateral.
Istilah
Akronim
- FBI
- Fee Based Income
- LC
- Letter of Credit
- SBLC
- Standby Letter of Credit
- MRPA
- Master Risk Participation Agreement
- MFA
- Master Forfaiting Agreement
- MTLA
- Master Trade Loan Agreement
- UCL
- Uncommitted Credit Line
- PS&KRD
- Pasar Sasaran & Kriteria Risiko Yang Dapat Diterima
- TT
- Telegraphic Transfer
- OFAC
- Office Foreign Asset Control
- CAATSA
- Countering America's Adversaries Through Sanctions Act
- EU
- European Union
- CFSP
- Common Foreign and Security Policy
Halaman 9–10
Halaman 9
Halaman 11
Halaman 10
Halaman 10
Halaman 10
Halaman 13
Halaman 13
Halaman 15
Halaman 15
Halaman 15
Halaman 15
Halaman 15
Keterkaitan
Relasi antar-item
Halaman 2
Halaman 2
Halaman 2
Halaman 2–4
Halaman 6
Halaman 7–8
Halaman 9–10
Halaman 9–11
Halaman 13–14
Halaman 14–15
Indeks
Kata kunci dan entitas
Kata kunci
Entitas
Pustaka
Sumber dan catatan ekstraksi
- Berkas sumber
- Materi BFLP Generalist - International Business Group.pdf
- Bahasa
- Campuran Indonesia dan Inggris
- Grounding
- Hanya materi sumber
- Cakupan
- Lengkap dengan catatan
- SHA-256
- 12cd65e6278b49b765fc51e6884017496b3c2869aafeef5c532d6430f775cef5
- All 16 PDF pages were visually reviewed. Pages 1, 3, 5, 12, and 16 are title, section-divider, or closing slides; page 16 is represented as the closing item.
- Text extraction was used as an aid and visually checked against rendered pages. The slide's list of 22 money-changer currencies is preserved as displayed, including the repeated AUD entry.
- Acronym expansions are included only where the expansion appears in the PDF; other abbreviations that appear without an expansion are retained in content or keywords but not expanded in the acronym index.
- The source names the Office of Foreign Asset Control as shown on the slide; no editorial correction or external regulatory interpretation was added.
