Daftar isi
Ringkasan
Tujuan pembelajaran
- Memahami posisi dan struktur Small & Medium Business Group dalam Commercial Banking.
- Mengidentifikasi tanggung jawab departemen serta peran EBO dan EBO II.
- Membedakan kelolaan, prakarsa, tiering, dan atasan langsung RM menurut Ongoing Relationship Manager Rulebook.
- Menelusuri alur proses bisnis kredit Small dan Medium yang ditampilkan.
- Menjelaskan arah roadmap SME, sumber pipeline, strategi kuadran, territorial-based growth, dan cycle effect of liabilities.
Bab 1
Understanding the Ecosystem: Organizational Blueprint
Bagian ini memaparkan agenda materi, penempatan Small & Medium Business dalam Commercial Banking, alignment bisnis-risk-recovery-operation, struktur group, serta tanggung jawab empat departemen.
Halaman 1–11
Halaman 1–2
Pokok bahasan materi
Pokok bahasan terdiri dari Understanding the Ecosystem: Organizational Blueprint; End-to-End SME Credit Engine; dan Strategic Roadmap & Operational Rulebook.
- Sampul menyebut Small & Medium Business Group dan tahun 2026.
Halaman 3
Penempatan Small & Medium Business di Head Office Organization
Pada bagan Head Office Organization, Small & Medium Business berada di bawah Commercial Banking; Commercial Banking berada di bawah Direktur Utama.
- Commercial Banking pada bagan mencakup Commercial & SME Business Solution, Small & Medium Business, Commercial Business, dan SORH Wholesale.
- Catatan bagan menyebut terdapat fungsi Executive Business Officer (EBO) dan Executive Risk Officer (ERO).
Halaman 4
Small & Medium Business dalam Commercial Banking Directorate
Small & Medium Business adalah salah satu unit di bawah Commercial Banking Directorate, bersama Commercial & SME Business Solution, Commercial Business, dan SORH Wholesale.
- Small & Medium Business mencakup Strategy & Monitoring Department, Small Business Department, Medium Business Department, Small Quality Department, dan Digital Solution Department.
- EBO disupervisi langsung oleh Direktur Commercial Banking.
- Commercial Banking Center berkedudukan di Regional Office.
Halaman 5
Organization Alignment SME Business
Bagan alignment memetakan SME Business pada tiga lapis Head Office, Region/Area, dan Branch Office, serta pada fungsi Bisnis, Risk & Recovery, dan Operation.
- Di Head Office, GH Small & Medium Business menaungi Dept. Strategy & Monitoring, Dept. Small Business, Dept. Small Quality, dan Dept. Medium Business; EBO dan EBO Band II ditampilkan pada fungsi bisnis.
- Fungsi Risk & Recovery mencakup GH Small & Medium (SME) Risk, ERO Band II, Dept. Modeling & Analytic, Dept. Product Risk, Dept. Portfolio Management, Retail Collection & Recovery, serta peran risk dan collection/recovery di region/area dan branch office.
- Fungsi Operation menampilkan GH Credit Retail Operation, Regional Credit Operation Dept., Dept. Collateral Appraisal, CAM, CoA, dan SOK/POK.
- Legenda: biru adalah Segment Owner, kuning adalah Risk & Recovery, dan abu-abu adalah Operation.
- Bagan menandai jabatan baru untuk fungsi orientasi bisnis di cabang dan fungsi baru untuk collection & recovery.
Halaman 6
Struktur dan fungsi Small & Medium Business Group
Small & Medium Business Group terdiri dari SME Strategy & Monitoring Department, Small Business Department, Medium Business Department, Small Quality Department, EBO II, dan EBO.
- Fungsi SME Strategy & Monitoring: SME Strategy, SME Marketing, SME Budgeting, SME Business Monitoring & Evaluation, SME Performance Management, dan SME Business Analytics.
- Fungsi Small & Medium Business Department: Business Partnership; Strategy & Marketing Program Execution; RM Capability Building Implementation; Customer Scale Up Implementation; dan Problem Solving.
- Fungsi Small Quality Department: Loan Quality Improvement Strategy & Execution; RM Quality Capability Building Implementation; dan Loan Quality Problem Solving.
- EBO II: Relationship Management; Coaching, Mentoring & Supervision (for Branches); serta Small & Medium Loan Approval.
- EBO: Relationship Management; Coaching, Mentoring & Supervision (for Region); serta Small & Medium Loan Approval.
- Perubahan Commercial Banking Directorate mencakup penambahan jabatan EBO untuk akselerasi growth dan perbaikan kualitas kredit, serta penguatan pembinaan dan pengawalan atas pencapaian target bisnis unit kerja supervisi; juga pembentukan department strategi dan monitoring di masing-masing Group.
Halaman 7
SME Strategy & Monitoring Department
Departemen ini bertanggung jawab atas pemetaan pasar, strategi pemasaran, manajemen kinerja RO, advanced data analytics, business insights, pelaporan & networking, manajemen risiko, dan human capital.
- Pemetaan pasar mencakup mapping potensi dan persaingan bisnis Small & Medium.
- Strategi pemasaran mencakup formulasi, evaluasi, dan penyempurnaan Marketing Plan Regional.
- Manajemen kinerja RO mencakup cascade target, alokasi anggaran, pembinaan, dan evaluasi Regional.
- Advanced Data Analytics mencakup data mining dan analisis komprehensif (Predictive & Prescriptive).
- Business Insights mencakup identifikasi tren pasar dan penyediaan rekomendasi strategis.
- Pelaporan & Networking mencakup penyusunan laporan, publikasi, PR, dan jejaring bisnis.
- Manajemen Risiko adalah pengelolaan dan mitigasi risiko bisnis Small & Medium; Human Capital adalah pengelolaan dan pengembangan kapabilitas SDM.
- Struktur yang ditampilkan: Surya Kurniawan (Department Head); Fadhlan Fauzie (Team Leader); Budi Santoso dan Muchtar Latif (Team Monstra 1); Finan Chandra, Fatimah Azahra, dan Wina Debora (Team Monstra 2).
Halaman 8
Small Business Department
Small Business Department bertanggung jawab atas eksekusi strategi dan pemasaran, manajemen kemitraan, pengembangan tim dan nasabah, supervisi Regional Office, serta tata kelola.
- Eksekusi strategi dan pemasaran mencakup sosialisasi, implementasi, dan evaluasi marketing strategy, program penjualan, serta produk.
- Manajemen kemitraan adalah pengelolaan kerja sama bisnis dengan mitra internal dan eksternal.
- Pengembangan tim dan nasabah mencakup program capability building tenaga pemasar serta retensi/pengembangan nasabah.
- Supervisi Regional Office mencakup monitoring target bisnis, review usulan paket kredit, dan penyelesaian masalah (problem solving).
- Tata kelola mencakup pengelolaan manajemen risiko dan human capital.
- Struktur yang ditampilkan: Endriansyah (Department Head); Rendy Arsandy dan M. Reza Alamsyah (Team Leader); Almira Rizka (Team Small 1); serta Asri Nabila, Joy Sepindo, dan Nindi Nadisa (Team Small 2).
Halaman 9
Medium Business Department
Medium Business Department menampilkan tanggung jawab yang sama: eksekusi strategi dan pemasaran, manajemen kemitraan, pengembangan tim dan nasabah, supervisi Regional Office, serta tata kelola.
- Eksekusi strategi dan pemasaran mencakup sosialisasi, implementasi, dan evaluasi marketing strategy, program penjualan, serta produk.
- Manajemen kemitraan mencakup kerja sama dengan mitra internal dan eksternal; pengembangan tim dan nasabah mencakup capability building tenaga pemasar serta retensi/pengembangan nasabah.
- Supervisi Regional Office mencakup monitoring target bisnis, review usulan paket kredit, dan problem solving; tata kelola mencakup manajemen risiko dan human capital.
- Struktur yang ditampilkan: Adhi Zakaria (Department Head); Daniel Aditama (Team Leader); Susan Meilan, Haldi Daffacita, Sheila Helwa, dan Ramdan M. (Team Medium 1); Baju Rosdijanto (Team Medium 2).
Halaman 10
Small Quality Department
Small Quality Department menampilkan tanggung jawab eksekusi strategi dan pemasaran, manajemen kemitraan, pengembangan tim dan nasabah, supervisi Regional Office, serta tata kelola.
- Eksekusi strategi dan pemasaran mencakup sosialisasi, implementasi, dan evaluasi marketing strategy, program penjualan, serta produk.
- Manajemen kemitraan mencakup kerja sama dengan mitra internal dan eksternal; pengembangan tim dan nasabah mencakup capability building tenaga pemasar serta retensi/pengembangan nasabah.
- Supervisi Regional Office mencakup monitoring target bisnis, review usulan paket kredit, dan problem solving; tata kelola mencakup manajemen risiko dan human capital.
- Struktur yang ditampilkan: Ibnu Sina J (Department Head); Andre Agung N. dan Imroatie Thoyyibah (Team Leader); Angelita Fortuna dan Nabila Salsabillah (Team Quality 1); Maulia Patmadevi dan Arwansha Yoga (Team Quality 2).
Bab 2
End-to-End SME Credit Engine
Bagian ini memuat Ongoing Relationship Manager Rulebook, segmentasi kredit dan alur proses kredit Small serta Medium.
Halaman 12–16
Halaman 12
Small & Medium Segmen Framework
Perubahan segmentasi kredit Small, Medium, dan Commercial serta perubahan jabatan RM dimaksudkan untuk mempertahankan portfolio yang sustain dan memiliki kualitas yang baik.
- RM Bisnis Kecil (Small Business RM): organisasi dan lokasi kerja Branch Office/Sub Branch; kelolaan dan segmen prakarsa Kredit Small; tiering Rp 250 jt - Rp 5M; atasan langsung SBM (Sub Branch Manager).
- RM Bisnis Medium (Medium Business RM): organisasi Regional Office; lokasi kerja Regional Office/Branch Office; kelolaan dan segmen prakarsa Kredit Medium; tiering > Rp 5M - 25M; atasan langsung Dept Head Medium.
- RM Quality: organisasi Regional Office; lokasi kerja Branch Office; kelolaan LAR (Lancar Restruk & SML) Small & Medium Branch Office; segmen prakarsa Restruk & Penyelesaian Small & Medium; tiering Rp 250 jt - 25M (LR & SML); atasan langsung Team Leader SME Quality.
- RM Commercial (Commercial Business RM): organisasi Head Office; lokasi kerja Regional Office; kelolaan dan segmen prakarsa Kredit Commercial; tiering > Rp 25M - 1 T; atasan langsung Team Leader Commercial.
- LAR yang menjadi kelolaan RM SME Quality adalah Lancar Restruk dan SML Branch Office. RM Commercial mencakup RM Linkage yang berada di Head Office.
Halaman 13–14
Alur Proses Bisnis Kredit Small
Alur Kredit Small (Modul 1 Loan Bagian 2 Brispot SME) berjalan melalui pemasaran, kunjungan, pre-screening, analisis dan evaluasi kredit, verifikasi CRO, tinjauan SBM/Pincapem, putusan kredit, dan post-approval.
- RM menginput data calon nasabah; memulai prakarsa dan melakukan kunjungan; mendokumentasikan kredit serta melakukan pre-screening. Jika tidak lolos, prakarsa dibatalkan.
- Dalam analisis dan evaluasi kredit, RM menangani detail data nasabah, penilaian agunan, analisis QCA, dan analisis finansial; menginisiasi BSA dengan upload rekening koran; meninjau dan melakukan adjustment atas hasil BSA; menghitung kebutuhan kredit; dan melengkapi rekomendasi kredit.
- BSA analyst melakukan OCR dan BSA tools. SBM/Sub-branch manager (Pincapem) melakukan kunjungan on the spot, review pengajuan, blind QCA, dan menghitung CRR.
- CRO (Kanca/KCP) memverifikasi dokumen dan mengecek kesesuaian regulasi BRI; pengajuan dapat dikembalikan ke RM.
- Putusan kredit menampilkan cek PDWK. Jalur keputusan menampilkan Tolak, Setujui, atau Override; Branch Manager (Pinca) dan Regional SME melakukan review pengajuan dan putusan final sesuai jalur pada bagan.
- Post-approval mencakup penerbitan offering letter, proses notaris, dan pencairan.
Halaman 15–16
Alur Proses Bisnis Kredit Medium
Alur Kredit Medium mengacu pada JL.11-VAD/06/2025 Perihal Transisi Layanan Medium Business tanggal 25 Juni 2025 dan menandai proses tertentu sebagai Proses Paralel/Bersamaan.
- Aspirasi TAT yang ditampilkan berturut-turut adalah varies, 3, 1, dan 2 hari pada halaman pertama; halaman kedua menampilkan 1, 1, dan 1 hari.
- RM Medium melakukan tahapan pemasaran melalui Hot Prospect; memulai prakarsa dan visit nasabah; upload dokumen yang dibutuhkan; melakukan pre-screening; dan menjalankan proses BSA (upload BSA).
- RM Medium menangani info nasabah, valuasi agunan, wawancara QCA, analisis tambahan, dan analisis finansial; menjawab pertanyaan BSA dan memfinalisasi output BSA; menetapkan limit kredit; serta memberikan rekomendasi kredit.
- BSA team menjalankan BSA dan OCR tools. Medium Dept Head dan CRA melakukan visit nasabah; Medium Dept Head juga mereview aplikasi kredit dan dapat mengembalikannya ke RM.
- CRA melakukan review MAB dan blind QCA; CRA Dept Head mereview aplikasi kredit dan dapat mengembalikannya ke CRA; Credit Operation RO memverifikasi kelengkapan dokumen kredit.
- Rapat pra komite kredit melibatkan RM Medium, Medium Dept Head, CRA, Dept Head CRA, dan CRO untuk nilai di atas Rp 5-25M. Anggota komite yang ditampilkan: Pemutus 1 R + 1 B, dengan bisnis RSBH dan risk RRMI.
- Pada tahapan akhir, Komite mereview aplikasi kredit dan memberikan syarat untuk approval selama komite kredit; Credit Operation RO menghasilkan SPPK/OL dan memulai proses notaris dan pencairan; POK BO melaksanakan instruksi pencairan kredit.
Bab 3
Strategic Roadmap & Operational Rulebook
Bagian ini memuat SME Business Roadmap, strategi pipeline dan kuadran/teritorial, serta hubungan dana murah, CoF, pricing, NPL, dan CoC.
Halaman 18–20
Halaman 18
SME Business Roadmap
Roadmap SME mengarah pada Sustainable Business Growth, Strengthen Asset Quality, dan Deliver Excellence End to End Business Process Through Digitalization, dengan empat fokus pusat: Targeted Acquisition & Quality-Based Growth, Strengthened Credit Risk & Control Framework, Revamp Business Process & Digital Underwriting, serta Organization, Coverage & People Capability.
- A - New Pipeline Rules: CASA & Trx Optimal, Merchant, Value Chain & Cluster.
- B - Fokus Pertumbuhan sesuai Kuadran & Teritorial Based: pertumbuhan sesuai Kuadran M/S dan kualitas unit kerja serta territorial based coverage.
- C - Enhancement Early Warning Signal (EWS) & New Credit Risk Rating: meningkatkan kualitas, efisiensi, dan kecepatan proses kredit.
- D - Penguatan Risk Control Pemutus dan Pemrakarsa Kredit: implementasi mekanisme Stop & Go pemutus dan pemrakarsa kredit.
- E - Revamp BRISPOT & Surrounding Apps: redesign end-to-end proses aplikasi pada BRISPOT SME maupun surrounding apps untuk meningkatkan kecepatan dan kemudahan.
- F - Penyesuaian Peran dalam Penilaian Agunan: independensi penilaian agunan oleh Unit Operation agar lebih akurat, konsisten, dan sesuai.
- G - Penyempurnaan Organisasi: mendukung pertumbuhan yang prudent dan sustain melalui fokus segmentasi bisnis dan flying team di Kantor Pusat.
- H - Peningkatan Kapabilitas Jajaran SME: up-skilling dan relokasi RM dan SBM sesuai profiling serta kapabilitas individu.
Halaman 19
New Pipeline Rules
Penguatan pipeline dilakukan melalui sinergi sumber internal (historical CASA dan transaksi), pengembangan ekosistem bisnis dan program pemerintah, serta optimalisasi peran Local Champion.
- BRIBRAIN (ETB) menampilkan sumber pipeline Nasabah Transaksi Optimal, Nasabah CASA Optimal, dan Merchant.
- Kriteria CASA adalah ratas saldo; kriteria transaksi adalah volume transaksi dan frekuensi transaksi; kriteria lainnya adalah umur rekening simpanan dan nasabah merchant BRI.
- Ecosystem Business terdiri dari Value Chain (+100 Principal) dan Program Pemerintah. Program yang ditampilkan: MBG, KPP, KIPK, dan KUA.
- Local/Regional Champion menggunakan mekanisme cluster; contoh yang ditampilkan: Cluster Pasar Induk Kramat Jati, Cluster Pergudangan Surabaya, dan Cluster Perikanan Bali, NTB & NTT.
Halaman 19
Strategi Kuadran & Territorial Customer Based
Strategi ini mengoptimalkan kinerja unit kerja melalui pendekatan kuadran Market Share dan NPL serta penajaman wilayah kerja, untuk memaksimalkan potensi bisnis dan pengendalian risiko.
- Kuadran 1: % MS > 35% dan % NPL <= 5%; KC memiliki target pertumbuhan segmen Small sesuai pertumbuhan industri.
- Kuadran 2: % MS <= 35% dan % NPL <= 5%; KC memiliki target pertumbuhan segmen Small agresif.
- Kuadran 3: % MS <= 35% dan % NPL > 5%; KC menggunakan strategi pertumbuhan selektif dan tetap fokus pada perbaikan kualitas kredit.
- Kuadran 4: % MS > 35% dan % NPL > 5%; KC berfokus pada perbaikan kualitas kredit.
- Teritorial Based Growth mendorong pertumbuhan berbasis wilayah unit kerja melalui territorial-based coverage. Pernyataan pada materi: tumbuh dari nasabah yang kita tau, masuk dalam wilayah pemasaran/territory dengan coverage area yang telah ditetapkan pada BRISPOT.
- Legenda menandai Targeted dan Non Targeted.
Halaman 20
The Cycle Effect of Liabilities
Materi menyatakan penguasaan dana murah berdampak pada peningkatan kualitas aset serta profitabilitas BRI. Penguatan struktur liabilitas, terutama akuisisi dana murah pada segmen ritel, memberikan cycle effect pada biaya dana (CoF), kualitas kredit (NPL), dan biaya kredit (CoC).
- CoF turun: penguasaan dana murah terutama dari segmen ritel dapat berdampak pada biaya dana yang turun.
- Pricing kompetitif: CoF yang turun memberi fleksibilitas menyalurkan kredit dengan biaya kompetitif dengan margin yang terjaga.
- NPL turun: pricing yang kompetitif dapat menjaring nasabah prime sehingga kualitas kredit dapat terjaga dengan baik.
- CoC turun: cost of credit akan terkendali seiring kualitas kredit yang semakin membaik.
Referensi
Glosarium
EBO
Halaman 4–6
Executive Business Officer. EBO disupervisi langsung oleh Direktur Commercial Banking; pada struktur group, EBO melakukan relationship management, coaching/mentoring/supervision untuk region, dan Small & Medium Loan Approval.
Alias: Executive Business Officer
EBO II
Halaman 6
Executive Business Officer (EBO) - ii. Fungsinya adalah relationship management, coaching/mentoring/supervision untuk branches, dan Small & Medium Loan Approval.
Alias: Executive Business Officer (EBO) - ii
LAR
Halaman 12
Lancar Restruk & SML. LAR yang menjadi kelolaan RM SME Quality adalah Lancar Restruk dan SML Branch Office.
Alias: Lancar Restruk & SML
BRISPOT SME
Halaman 13–18
Nama yang ditampilkan untuk Modul 1 Loan Bagian 2 pada alur proses bisnis kredit Small; roadmap juga menyebut redesign proses aplikasi pada BRISPOT SME dan surrounding apps.
BSA
Halaman 13–15
Dalam alur kredit, RM menginisiasi atau menjalankan proses BSA dengan upload rekening koran/upload BSA; BSA analyst/team melakukan OCR dan BSA tools.
CASA
Halaman 19–20
Sumber pipeline yang terkait dengan nasabah CASA optimal; kriteria CASA yang ditampilkan adalah ratas saldo. Materi mengaitkan akuisisi dana murah dengan cycle effect pada CoF, NPL, dan CoC.
CoF
Halaman 20
Biaya dana. CoF yang turun memberi fleksibilitas untuk menyalurkan kredit dengan biaya kompetitif dan margin yang terjaga.
Alias: Cost of Fund
CoC
Halaman 20
Biaya kredit. Cost of credit akan terkendali seiring kualitas kredit yang semakin membaik.
Alias: Cost of credit
Istilah
Akronim
- SME
- Small & Medium
- EBO
- Executive Business Officer
- EBO II
- Executive Business Officer (EBO) - ii
- LAR
- Lancar Restruk & SML
- CoF
- Cost of Fund
- CoC
- Cost of credit
Halaman 1–2
Halaman 4–6
Halaman 6
Halaman 12
Halaman 20
Halaman 20
Keterkaitan
Relasi antar-item
Halaman 3–4
Halaman 5
Halaman 6–7
Halaman 6–8
Halaman 6–9
Halaman 6–10
Halaman 12–14
Halaman 12–16
Halaman 18–19
Halaman 18–19
Halaman 19–20
Indeks
Kata kunci dan entitas
Kata kunci
Entitas
Pustaka
Sumber dan catatan ekstraksi
- Berkas sumber
- Materi BFLP Generalist - Small & Medium Business.pdf
- Bahasa
- Campuran Indonesia dan Inggris
- Grounding
- Hanya materi sumber
- Cakupan
- Lengkap dengan catatan
- SHA-256
- c69b71c5de7590de642b9c72ac057f8ee593261635626f4b73bf095f7036a117
- Seluruh 21 halaman dirender dan diperiksa visualnya; teks PDF diekstrak sebagai bantuan melalui PDFKit karena pdftotext dan pdfplumber tidak tersedia di lingkungan kerja.
- Halaman 3 memuat bagan Head Office Organization yang sangat padat; materi merekam penempatan dan unit yang relevan terhadap Small & Medium Business, bukan setiap kotak unit non-SME pada bagan tersebut.
- Halaman 13-16 adalah flowchart. Urutan, peran, keputusan, dan teks langkah yang terbaca direkam; konektor berlabel A/B/C dan penataan spasial diagram tidak ditranskripsikan sebagai prosedur tambahan.
