Lewati ke konten utama

Pencarian global

Pencarian secara global yang mencakup seluruh 52 materi. Tekan Ctrl K untuk fokus.

Ketik minimal dua karakter untuk mencari.

Semua materi
pdf15 halamanLengkap dengan catatan

Struktur Organisasi dan Unit Kerja di Bank

Materi Struktur Organisasi Bank memperkenalkan pembagian besar unit organisasi bank, membandingkan contoh bagan BRI, Bank Mandiri, dan BCA Syariah, lalu menjelaskan jenjang kantor pusat, kantor wilayah, kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kas. Materi juga membedakan fungsi Front Office dan Back Office, merinci fungsi cabang, serta menempatkan cabang sebagai pusat strategi pertumbuhan melalui pemahaman pasar lokal, eksekusi strategi, akuisisi dan layanan, relasi nasabah, dan inovasi layanan.

6
Bab
29
Item
15
Glosarium
Daftar isi

Ringkasan

Tujuan pembelajaran

  • Menjelaskan tiga pembagian besar unit dalam struktur organisasi bank.
  • Mengidentifikasi contoh kelompok pimpinan, unit, komite, dan fungsi yang ditampilkan dalam bagan BRI, Bank Mandiri, dan BCA Syariah.
  • Membedakan peran kantor pusat, kantor wilayah, kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kas.
  • Membedakan fungsi Front Office dan Back Office beserta kegiatan utamanya.
  • Menjelaskan fungsi cabang dalam transaksi, akuisisi, pelayanan, edukasi, dan pertumbuhan bank.
  • Merangkum hubungan antara strategi kantor pusat, pelaksanaan cabang, dan pemahaman kebutuhan lokal.
Pembagian Business Unit, Operation Unit, dan Supporting UnitContoh struktur organisasi BRI, Bank Mandiri, dan BCA SyariahPeran kantor pusat, kantor wilayah, kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kasFungsi dan kegiatan Front Office serta Back OfficeEmpat fungsi cabang: transaksi, akuisisi, pelayanan, dan edukasiCabang sebagai pusat strategi pertumbuhan bank

Bab 1

Kerangka Struktur Organisasi Bank

Bagian pembuka menampilkan judul materi dan membagi struktur organisasi bank ke dalam tiga kelompok besar, kemudian merinci kelompok unit yang lazim serta posisi kantor cabang dan kantor wilayah dalam jaringan organisasi.

Halaman 1, Halaman 5, Halaman 7

Lainnya

Halaman 1

Cakupan Materi Struktur Organisasi Bank

Dokumen berjudul Struktur Organisasi Bank dan membahas struktur organisasi, unit kerja, kantor bank, fungsi operasional, serta peran cabang dalam pertumbuhan bank.

  • Sampul mencantumkan BRI Corporate University dan nuPMK Consulting.
  • Materi berlanjut dari bagan organisasi bank ke fungsi kantor pusat dan cabang, Front Office dan Back Office, fungsi cabang, serta kesimpulan.
struktur organisasi bankunit kerjacakupan materiBRI Corporate University
Konsep

Halaman 5

Tiga Kelompok Besar Unit Organisasi

Slide Besaran Struktur Organisasi membagi Structure menjadi Business Unit, Operation Unit, dan Supporting Unit.

  • Business Unit ditampilkan sebagai salah satu cabang utama dari Structure.
  • Operation Unit ditampilkan sebagai cabang utama kedua.
  • Supporting Unit ditampilkan sebagai cabang utama ketiga.
  • Slide menggunakan istilah berbahasa Inggris tersebut tanpa memberikan definisi rinci untuk masing-masing kelompok.
structureBusiness UnitOperation UnitSupporting Unit
Konsep

Halaman 7

Kelompok Unit yang Umum dalam Struktur Organisasi

Materi menyatakan bahwa secara umum struktur organisasi selalu terdiri dari Unit Business, Operations, Distribution Network, Finance & Accounting, Audit, Legal & Compliance, IT & Procurement, dan Human Capital.

  • Unit Business dan Operations termasuk kelompok unit yang disebutkan secara umum.
  • Distribution Network menjadi kelompok jaringan distribusi.
  • Finance & Accounting menjadi kelompok keuangan dan akuntansi.
  • Audit, Legal & Compliance menjadi kelompok audit, hukum, dan kepatuhan.
  • IT & Procurement menjadi kelompok teknologi informasi dan pengadaan.
  • Human Capital menjadi kelompok sumber daya manusia.
Unit BusinessOperationsDistribution NetworkFinance & AccountingAuditLegalComplianceITProcurementHuman Capital
Konsep

Halaman 7

Penempatan Kantor Cabang dan Kantor Wilayah

Materi menyatakan bahwa kantor cabang biasanya berada di bawah unit jaringan. Jika organisasinya besar, kantor wilayah dibuat di bawah kantor pusat.

  • Kantor cabang dikaitkan dengan unit jaringan dalam penjelasan struktur organisasi pusat dan cabang.
  • Kantor wilayah disebut sebagai organisasi yang dapat dibentuk di bawah kantor pusat pada organisasi besar.
kantor cabangkantor wilayahunit jaringankantor pusat

Bab 2

Contoh Struktur Organisasi Bank

Halaman 2 sampai 4 menampilkan bagan organisasi BRI, Bank Mandiri, dan BCA Syariah. Bagan menunjukkan contoh organ tata kelola, direktorat, kelompok bisnis dan pendukung, komite, serta unit kerja; label dicatat sebagaimana terlihat pada sumber.

Halaman 2–4

Lainnya

Halaman 2

Bagan Struktur Organisasi BRI

Bagan berjudul Struktur Organisasi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menempatkan Rapat Umum Pemegang Saham, Direktur Utama, Dewan Komisaris, dan Wakil Direktur Utama pada bagian atas, kemudian menampilkan kelompok direktur, SEVP, dan unit-unit N2.

  • Kelompok direktur berwarna biru yang terbaca adalah Micro, Operations, Treasury & International Banking, Corporate Banking, Commercial Banking, Consumer Banking, Network & Retail Funding, Information Technology, Manajemen Risiko, Human Capital & Compliance, dan Finance & Strategy.
  • Kelompok SEVP berwarna oranye yang terbaca adalah Retail Transaction & Funding, Digital, Retail Risk, Wholesale Risk, Human Capital, Corporate Transformation, dan Internal Audit.
  • Contoh unit di bawah Micro adalah Micro Business Development, Micro Sales Management, BRILink Business, Ultra Micro Business, serta Social Entrepreneurship & Incubation.
  • Contoh unit di bawah Operations adalah Central Operation, Credit Operation, Digital Operation, Customer Experience, dan Operational Excellence.
  • Contoh unit Treasury & International Banking yang terbaca adalah Treasury Business, Investment Services, International Business, Fixed Assets Management, serta Syndication & FI Non Bank.
  • Contoh unit Corporate Banking yang terbaca adalah Institutional Business, Energy & Mining, Manufacturing, Infrastructure, Transportation, Oil & Gas, Agribusiness, Assets & Liabilities Management, Wholesale Transaction Banking, dan Unit Kerja Luar Negeri.
  • Contoh unit Commercial Banking yang terbaca adalah Value Chain & Product Development, Small Business, dan Commercial Business.
  • Contoh unit Consumer Banking yang terbaca adalah Card Business, Consumer Loan, Unsecured Loan, dan Wealth Management.
  • Contoh unit Network & Retail Funding yang terbaca adalah Distribution Strategy, Regional Office, SORH Distribution, Retail Funding, dan Retail Transaction.
  • Contoh unit Information Technology yang terbaca adalah IT Strategy & Enterprise Architecture, Application Core & Quality Management, Application Sourcing & Quality Management, IT Infrastructure & Operations, CISO, SORH Information Technology, AI & Data Strategy Analytics, Digital Innovation & Development, dan Enterprise Data Management & Privacy.
  • Kelompok Manajemen Risiko menampilkan antara lain Market, Portfolio & Enterprise Risk, Digital Risk, Operational Risk, Credit & Product Risk Policy, IT & Fraud Risk, Micro Risk, Consumer Risk, Small Risk, dan Retail Recovery.
  • Kelompok Human Capital & Compliance menampilkan Compliance, Legal, Policy & Procedure, Environmental, Social & Governance, AML, CFT & CPF, Culture Transformation, Human Capital Strategy & Policy, Human Capital Business Partner, Human Capital Service, dan Corporate University.
  • Kelompok Finance & Strategy menampilkan Planning, Budgeting & Performance Management, Financial & Management Accounting, Investor Relation, Subsidiary Management, Corporate Development & Strategy, Project Management Office, SORH Corporate Center, Corporate Secretary, serta Branding & Marketing Communication.
  • Kelompok Internal Audit menampilkan Audit Standard & Quality Development, Wholesale & Head Office Audit, Retail Audit, IT Audit, Special Investigation, dan Regional Audit Office.
BRIPT Bank Rakyat IndonesiaDirektur UtamaDewan KomisarisSEVPN2bagan organisasi
Kontrol

Halaman 2

Komite dan Legenda Bagan BRI

Bagan BRI menyertakan komite di bawah Dewan Komisaris dan komite di bawah Direksi, serta legenda warna untuk membedakan direktur, SEVP, N2 Business, N2 Enabler, dan N2 Support.

  • Komite Dewan Komisaris yang dicantumkan adalah Audit, Nominasi dan Remunerasi, Pemantauan Manajemen Risiko, serta Tata Kelola Terintegrasi.
  • Komite Direksi yang dicantumkan adalah ALCO, Capital & Investment, Human Capital, Information Technology, Procurement, Credit & Policy, Product, Transformation, Risk Management, dan ESG.
  • Catatan pada bagan menyebut tanda bintang sebagai fungsi Executive Business Officer (EBO) dan tanda dua bintang sebagai fungsi Executive Risk Officer (ERO).
  • Legenda membedakan Direktur dengan warna biru, SEVP dengan warna oranye, N2 Business dengan kotak biru muda, N2 Enabler dengan kotak kuning, dan N2 Support dengan kotak merah.
komiteDewan KomisarisDireksiALCOEBOERON2 BusinessN2 EnablerN2 Support
Lainnya

Halaman 3

Bagan Struktur Organisasi Bank Mandiri

Bagan berjudul Struktur Organisasi Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menampilkan Dewan Komisaris, Direksi, Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, kelompok SEVP, group head, dan pejabat fungsional atau non-struktural.

  • Dewan Komisaris ditempatkan di sisi tata kelola dengan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi & Nominasi, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
  • Kelompok utama di bawah Direksi yang terbaca mencakup Treasury & International Banking, Corporate Banking, Commercial Banking, Risk Management, Operations, Information Technology, Human Capital & Compliance, Finance & Strategy, Consumer Banking, dan Network & Retail Funding.
  • Bagan juga menampilkan Hubungan Kelembagaan, Internal Audit, dan Corporate Relations sebagai kelompok atau fungsi pada struktur.
  • Contoh fungsi yang terlihat di bawah kelompok-kelompok tersebut meliputi Treasury, Government & Institutional, Corporate Banking, Commercial Banking, Market Risk, Operational Risk, Wholesale Credit Operations, Retail Credit Center, Digital Retail Banking, IT Infrastructure, Human Capital Services, Accounting, Micro Development & Agency Banking, Wealth Management, Regional CEO 1-12, Internal Audit 1-4, dan Enterprise Legal.
  • Bentuk kotak dan oval pada legenda membedakan Dewan Komisaris dan komite di bawah komisaris, Direktur, Direksi & komite di bawah Direksi, SEVP, Group Head, serta pejabat fungsional dan bukan struktural.
Bank MandiriDewan KomisarisDireksiDirektur UtamaWakil Direktur UtamaSEVPGroup Head
Kontrol

Halaman 3

Komite di Bawah Direksi Bank Mandiri

Pada sisi Direksi dalam bagan Bank Mandiri, materi menampilkan komite Risk Management, Credit Policy, Credit Committee/Komite Kredit, Information Technology & Digital Banking, Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Assets & Liabilities Management, Business, Capital & Subsidiaries, Human Capital Policy, Integrated Risk, Policy & Procedure, dan Transformation.

  • Kelompok komite pada bagian atas bagan diberi label Direksi.
  • Materi menampilkan nama komite sebagaimana tertulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia pada bagan.
  • Bagan tidak memberikan uraian tugas komite secara terpisah; materi ini hanya mencatat keberadaan dan label komitenya.
Bank Mandirikomite DireksiRisk Management CommitteeCredit Policy CommitteeIntegrated Risk CommitteeTransformation Committee
Lainnya

Halaman 4

Kerangka Induk Organisasi BCA Syariah

Bagan Kerangka Induk Organisasi PT Bank BCA Syariah menempatkan Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, dan Dewan Komisaris, lalu merinci komite, direktur, dan satuan kerja.

  • Organ di bagian atas adalah Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, dan Dewan Komisaris.
  • Di sisi komite yang terhubung dengan struktur, bagan mencantumkan ALCO, Komite Kebijakan Pembiayaan, Komite Pembiayaan, Komite Manajemen Risiko, Komite Pengarah TI, Komite SDM, dan Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian.
  • Presiden Direktur yang tertulis adalah Yuli Melati Suryaningrum. Direktur yang tertulis adalah Lukman Hadiwijaya, Ina Widjaja, Pranata, dan Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan Eduard Guntoro Purba.
  • Di sisi Dewan Komisaris, bagan mencantumkan Komite Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Audit.
  • Satuan kerja dan departemen yang terbaca meliputi Satuan Kerja Teknologi Informasi & Operasi Perbankan, Departemen Logistik, Divisi Operasional, Satuan Kerja Analisa Risiko Pembiayaan, Departemen Pengelolaan Keberlanjutan Ekonomi, Sosial, & Lingkungan, Komunikasi Korporasi & Kesekretariatan, Satuan Kerja Perencanaan Perusahaan, keuangan & tresuri, Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer, Satuan Kerja Audit Internal, Satuan Kerja Bisnis Komersial & Pembiayaan Cabang, Satuan Kerja Pengembangan Dana & Jasa, Manajemen Jaringan dan Komunikasi Pemasaran, Satuan Kerja Hukum dan SDM, Satuan Kerja Manajemen Risiko, dan Departemen Kepatuhan.
BCA SyariahDewan Pengawas SyariahDireksiDewan KomisarisPresiden Direktursatuan kerjakomite
Kontrol

Halaman 4

Jenis Garis Hubungan dalam Bagan BCA Syariah

Legenda BCA Syariah membedakan garis pelaporan atau tanggung jawab, garis pengawasan, garis komunikasi dan penyampaian informasi, serta garis koordinasi.

  • Garis pelaporan atau tanggung jawab ditampilkan sebagai salah satu jenis hubungan dalam bagan.
  • Garis pengawasan ditampilkan terpisah dari garis pelaporan atau tanggung jawab.
  • Garis komunikasi dan penyampaian informasi ditampilkan sebagai jenis hubungan tersendiri.
  • Garis koordinasi melengkapi jenis hubungan yang dijelaskan dalam keterangan bagan.
BCA Syariahgaris pelaporangaris pengawasangaris komunikasigaris koordinasi

Bab 3

Kantor Bank dan Struktur Cabang

Bagian ini menunjukkan contoh struktur organisasi cabang dan membedakan mandat kantor pusat, kantor wilayah, kantor cabang, kantor cabang pembantu, serta kantor kas.

Halaman 6, Halaman 8–9

Lainnya

Halaman 6

Contoh Struktur Organisasi Cabang Bank

Bagan Struktur Organisasi Cabang Bank menempatkan Pimpinan Cabang dan PIC pada tingkat atas, dengan Manager Pemasaran, Manager Operasional, dan Manager Bisnis Mikro sebagai kelompok utama di bawahnya.

  • Di bawah Manager Pemasaran, bagan menampilkan AO Commercial, AO Consumer, AO Program, dan Funding Officer.
  • Di bawah Manager Operasional, bagan menampilkan AMPB dan AMO.
  • Di bawah AMPB, bagan menampilkan Supervisor ADK dengan ADK Commercial dan ADK Consumer, serta Supervisor Pely. Intern dengan Sekretariat SDM, Logistik, dan LAIM.
  • Di bawah AMO, bagan menampilkan Supervisor Pely. Kas dengan Teller, TKK, Kliring, Payment Point, dan Customer Service, serta label UPN dan DJS pada struktur operasional.
  • Di bawah Manager Bisnis Mikro, bagan menampilkan AMBM, Supervisor Adm. Unit dengan PAU, PRU, dan Petugas Cadangan, serta Penilik dan BRI Unit.
  • Bagan menggunakan singkatan dan label jabatan sebagaimana tertulis, tanpa memberikan kepanjangan untuk seluruh singkatan tersebut.
struktur cabangPimpinan CabangManager PemasaranManager OperasionalManager Bisnis MikroAOTellerCustomer Service
Peran

Halaman 8

Kantor Pusat Bank

Kantor pusat adalah kantor tempat kegiatan perencanaan sampai pengawasan berada. Setiap bank memiliki satu kantor pusat, dan kantor pusat mengendalikan jalannya kebijakan terhadap cabang-cabangnya, bukan melakukan kegiatan operasional seperti kantor cabang.

  • Fungsi kantor pusat yang disebutkan adalah penyusunan rencana strategi bisnis.
  • Kantor pusat menjadi pengendali operasional.
  • Kantor pusat menyusun kebijakan.
  • Kantor pusat menjadi pengawas operasional.
kantor pusatperencanaanpengawasanstrategi bisniskebijakan
Peran

Halaman 8

Kantor Wilayah

Kantor wilayah adalah kantor bank yang membantu kantor pusat melakukan fungsi administrasi dan koordinasi terhadap beberapa kantor cabang di suatu wilayah tertentu.

  • Kantor wilayah membantu kantor pusat.
  • Ruang lingkup bantuannya mencakup fungsi administrasi dan koordinasi.
  • Koordinasi dilakukan terhadap beberapa kantor cabang dalam wilayah tertentu.
kantor wilayahadministrasikoordinasikantor cabang
Peran

Halaman 9

Kantor Cabang

Kantor cabang adalah kantor bank yang secara langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat bank yang bersangkutan, memiliki tempat usaha permanen dan alamat kantor yang jelas, serta pada kantor cabang besar dapat melayani semua produk dan transaksi perbankan.

  • Sumber menyebut kantor cabang sebagai branch office.
  • Tempat usaha kantor cabang bersifat permanen.
  • Kantor cabang memiliki alamat kantor yang jelas.
  • Kantor cabang besar dapat melakukan semua produk dan transaksi perbankan.
kantor cabangbranch officeproduk perbankantransaksi perbankan
Peran

Halaman 9

Kantor Cabang Pembantu

Kantor cabang pembantu adalah kantor di bawah kantor cabang yang membantu kantor cabang induknya dan memiliki alamat tempat usaha yang jelas. Jenis produk dan transaksinya tidak selengkap kantor cabang besar.

  • Kantor cabang pembantu berada di bawah kantor cabang.
  • Kantor cabang pembantu membantu kantor cabang induknya.
  • Khususnya untuk produk kredit, tidak semua kredit dilayani di kantor cabang pembantu.
kantor cabang pembantuKCPkantor cabang indukproduk kredit
Peran

Halaman 9

Kantor Kas

Kantor kas adalah kantor bank yang melakukan kegiatan pelayanan kas pada alamat tempat usaha yang jelas, termasuk memberikan pelayanan kepada nasabah baru. Kantor kas hanya memberikan layanan transaksi setoran dan penarikan.

  • Kantor kas berfokus pada pelayanan kas.
  • Kantor kas dapat memberikan pelayanan kepada nasabah baru.
  • Layanan transaksi yang disebutkan hanya setoran dan penarikan.
kantor kaspelayanan kassetoranpenarikannasabah baru

Bab 4

Front Office, Back Office, dan Fungsi Cabang

Bagian ini membedakan fungsi yang berhubungan langsung dengan nasabah dari fungsi pendukung operasional, kemudian memetakan aktivitas Front Office, Back Office, dan empat fungsi cabang.

Halaman 10–12

Peran

Halaman 10

Perbedaan Front Office dan Back Office

Front Office berhubungan langsung dengan layanan nasabah, sedangkan Back Office dibentuk untuk mendukung operasional Front Office dan memastikan prosesnya sesuai aplikasi nasabah serta prosedur yang berlaku.

  • Contoh Front Office yang disebutkan adalah Customer Service, Teller, dan Sales/Marketing.
  • Front Office bertanggung jawab atas terciptanya tingkat kualitas layanan bank kepada nasabah.
  • Back Office memastikan proses yang dilakukan Front Office telah sesuai dengan aplikasi nasabah.
  • Back Office juga memastikan proses berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Front OfficeBack OfficeCustomer ServiceTellerSalesMarketingkualitas layanan
Layanan

Halaman 11

Kegiatan Front Office

Kegiatan Front Office yang ditampilkan meliputi pemasaran produk dan jasa bank, pembukaan dan penutupan rekening, permintaan blokir, serta layanan transaksi dan informasi produk.

  • Pemasaran produk dan jasa bank termasuk kegiatan Front Office.
  • Pembukaan rekening dan penutupan rekening termasuk kegiatan Front Office.
  • Permintaan blokir termasuk kegiatan Front Office.
  • Layanan transaksi mencakup transaksi tunai dan transaksi non tunai.
  • Layanan informasi produk termasuk kegiatan Front Office.
Front Officepemasaranpembukaan rekeningpenutupan rekeningblokirtransaksi tunaitransaksi non tunai
Proses

Halaman 11

Kegiatan Back Office

Kegiatan Back Office yang ditampilkan meliputi validasi dan konfirmasi transaksi nasabah, penerusan transaksi ke bank lain, penerbitan serta administrasi kartu ATM, rekonsiliasi dan settlement, serta penyelesaian pengaduan nasabah.

  • Validasi transaksi nasabah dan konfirmasi transaksi nasabah termasuk kegiatan Back Office.
  • Back Office meneruskan transaksi ke bank lain.
  • Back Office menerbitkan kartu ATM dan mengadministrasikan persediaan kartu.
  • Rekonsiliasi dan settlement termasuk kegiatan Back Office.
  • Proses penyelesaian pengaduan nasabah termasuk kegiatan Back Office.
Back Officevalidasi transaksikonfirmasi transaksikartu ATMrekonsiliasisettlementpengaduan nasabah
Layanan

Halaman 12

Fungsi Transaksi Cabang

Fungsi transaksi cabang mencakup setoran dan penarikan, transfer, pembukaan rekening, pembayaran tagihan, pencairan kredit, serta aktivitas ATM dan CRM.

  • Setoran dan penarikan disebut sebagai fungsi transaksi.
  • Transfer dan pembayaran tagihan termasuk fungsi transaksi.
  • Pembukaan rekening dan pencairan kredit termasuk fungsi transaksi.
  • Aktivitas ATM dan CRM termasuk fungsi transaksi.
fungsi cabangfungsi transaksisetoranpenarikantransferpembayaran tagihanpencairan kreditATMCRM
Strategi

Halaman 12

Fungsi Akuisisi Cabang

Fungsi akuisisi cabang mencakup promosi produk, penawaran produk, aktivitas jemput bola, cross-selling, dan up-selling.

  • Promosi produk dan penawaran produk tercantum sebagai fungsi akuisisi.
  • Aktivitas jemput bola tercantum sebagai fungsi akuisisi.
  • Cross-selling dan up-selling tercantum sebagai fungsi akuisisi.
fungsi cabangfungsi akuisisipromosi produkpenawaran produkjemput bolacross-sellingup-selling
Layanan

Halaman 12

Fungsi Pelayanan Cabang

Fungsi pelayanan cabang mencakup penggantian buku tabungan atau ATM, aktivasi layanan e-banking, komplain dan keluhan, permintaan informasi produk dan simulasi, serta bantuan pembukaan rekening.

  • Penggantian buku tabungan atau ATM termasuk fungsi pelayanan.
  • Aktivasi layanan e-banking termasuk fungsi pelayanan.
  • Komplain dan keluhan termasuk fungsi pelayanan.
  • Permintaan informasi produk dan simulasi termasuk fungsi pelayanan.
  • Bantuan pembukaan rekening termasuk fungsi pelayanan.
fungsi cabangfungsi pelayananbuku tabunganATMe-bankingkomplainsimulasi
Layanan

Halaman 12

Fungsi Edukasi Cabang

Fungsi edukasi cabang mencakup pemberian pemahaman produk, sosialisasi manfaat produk, edukasi pengelolaan utang dan kredit sehat, serta penyuluhan.

  • Memberi pemahaman produk termasuk fungsi edukasi.
  • Sosialisasi manfaat produk termasuk fungsi edukasi.
  • Edukasi pengelolaan utang dan kredit sehat termasuk fungsi edukasi.
  • Penyuluhan termasuk fungsi edukasi.
fungsi cabangfungsi edukasipemahaman produksosialisasiutangkredit sehatpenyuluhan

Bab 5

Cabang sebagai Pusat Strategi Pertumbuhan Bank

Materi menempatkan cabang bukan sekadar tempat transaksi, tetapi pusat strategi pertumbuhan yang mengandalkan kekuatan manusia, kedekatan, dan pemahaman lokal.

Halaman 13–14

Strategi

Halaman 13

Sumber Data dan Pemahaman Pasar Lokal

Cabang memiliki akses langsung ke dinamika sosial-ekonomi di wilayahnya sehingga dapat memahami segmentasi pasar lokal, pola kebutuhan dan perilaku keuangan masyarakat, serta potensi mitra strategis.

  • Contoh segmentasi pasar lokal yang disebutkan adalah pekerja, UMKM, pensiunan, dan pelajar.
  • Cabang dapat memahami pola kebutuhan dan perilaku keuangan masyarakat.
  • Potensi mitra strategis yang disebutkan adalah instansi, koperasi, dan komunitas.
cabangpasar lokaldatasegmentasiUMKMmitra strategis
Strategi

Halaman 13

Eksekutor Strategi Bisnis Bank

Kebijakan dan produk yang dibuat kantor pusat hanya berdampak nyata jika dijalankan dengan baik oleh cabang. Cabang menerjemahkan strategi ke dalam target dan kegiatan operasional.

  • Cabang menerjemahkan strategi ke dalam target harian, mingguan, dan bulanan.
  • Kegiatan pemasaran menjadi bentuk pelaksanaan strategi di cabang.
  • Penyaluran kredit secara selektif menjadi bagian dari pelaksanaan strategi.
  • Aktivasi dan edukasi produk bank menjadi bagian dari pelaksanaan strategi.
cabangstrategi bisniskantor pusattargetpemasarankreditedukasi produk
Layanan

Halaman 13

Ujung Tombak Akuisisi dan Layanan

Cabang merupakan wajah utama bank di mata masyarakat, tempat reputasi dan kepercayaan dibangun, sekaligus ujung tombak akuisisi dan layanan.

  • AO (Account Officer) disebut sebagai konsultan finansial bagi nasabah.
  • Teller dan CS disebut sebagai pemberi pengalaman layanan yang menyenangkan.
  • Kepala cabang membangun jejaring dan kolaborasi lokal.
cabangakuisisilayananAOAccount OfficerTellerCSKepala Cabang
Strategi

Halaman 14

Pusat Relasi dan Loyalitas Nasabah

Hubungan yang dibangun cabang melalui layanan dan edukasi menciptakan nasabah yang loyal dan bertumbuh.

  • Materi memberi contoh nasabah dana menjadi nasabah kredit.
  • Nasabah individu dapat membawa keluarga dan rekan kerja.
  • Nasabah UMKM dapat tumbuh menjadi nasabah korporasi.
cabangrelasi nasabahloyalitasnasabah dananasabah kreditUMKMkorporasi
Strategi

Halaman 14

Pemicu Inovasi Layanan

Cabang kerap menemukan kebutuhan unik atau masalah spesifik yang belum dijawab sistem atau produk standar, sehingga temuan cabang menjadi input penting untuk inovasi.

  • Temuan cabang dapat menjadi input untuk pengembangan produk baru.
  • Temuan cabang dapat digunakan untuk perbaikan proses layanan.
  • Temuan cabang dapat mendorong inovasi digital dan fitur berbasis kebutuhan.
cabanginovasi layananproduk baruproses layananinovasi digitalkebutuhan nasabah

Bab 6

Kesimpulan Materi

Halaman penutup merangkum transformasi perbankan Indonesia, fungsi intermediasi dan sumber keuntungan bank, klasifikasi bank, serta pembagian Front Office dan Back Office dengan cabang sebagai ujung tombak pertumbuhan jaringan lokal.

Halaman 15

Lainnya

Halaman 15

Key Takeaways Struktur Organisasi Bank

Kesimpulan materi menyatakan bahwa perbankan Indonesia bertransformasi menuju perbankan modern, bank berfungsi sebagai financial intermediary, bank dapat dikategorikan menurut kegiatan usaha, prinsip bisnis, dan permodalan, serta operasional bank didukung pemisahan Front Office dan Back Office dengan kantor cabang sebagai ujung tombak pertumbuhan jaringan lokal.

  • Transformasi perbankan Indonesia dalam materi dikaitkan dengan penguatan regulasi pasca-krisis 1998, Master Plan, dan Roadmap OJK 2021-2025 untuk konsolidasi, efisiensi, serta pengawasan berbasis teknologi atau Suptech.
  • Bank disebut sebagai financial intermediary yang menghimpun dan menyalurkan dana serta mengelola transformasi jangka waktu, diversifikasi risiko, dan likuiditas.
  • Keuntungan bank dalam kesimpulan dikaitkan dengan selisih bunga atau bagi hasil (Net Interest/Margin Income) dan layanan transaksi (fee-based income).
  • Bank dikategorikan berdasarkan kegiatan usaha Bank Umum versus BPR, prinsip bisnis Konvensional versus Syariah, dan permodalan KBMI 1-4.
  • Operasional bank didukung pemisahan Front Office untuk layanan atau akuisisi dan Back Office untuk validasi atau administrasi, dengan cabang sebagai ujung tombak pertumbuhan jaringan lokal.
kesimpulanfinancial intermediaryNet InterestMargin Incomefee-based incomeBank UmumBPRKonvensionalSyariahKBMIFront OfficeBack Office

Referensi

Glosarium

Business Unit

Halaman 5

Salah satu dari tiga kelompok besar yang ditampilkan dalam Besaran Struktur Organisasi.

Operation Unit

Halaman 5

Salah satu dari tiga kelompok besar yang ditampilkan dalam Besaran Struktur Organisasi.

Supporting Unit

Halaman 5

Salah satu dari tiga kelompok besar yang ditampilkan dalam Besaran Struktur Organisasi.

Kantor Pusat

Halaman 8

Kantor tempat kegiatan perencanaan sampai pengawasan berada; kantor pusat mengendalikan kebijakan terhadap cabang-cabangnya.

Kantor Wilayah

Halaman 8

Kantor bank yang membantu kantor pusat melakukan fungsi administrasi dan koordinasi terhadap beberapa kantor cabang di wilayah tertentu.

Kantor Cabang

Halaman 9

Kantor bank dengan tempat usaha permanen dan alamat yang jelas yang secara langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat; kantor cabang besar dapat melayani semua produk dan transaksi perbankan.

Alias: branch office

Kantor Cabang Pembantu

Halaman 9

Kantor di bawah kantor cabang yang membantu kantor cabang induknya, dengan produk dan transaksi yang tidak selengkap kantor cabang besar.

Alias: KCP

Kantor Kas

Halaman 9

Kantor bank yang melakukan pelayanan kas, termasuk kepada nasabah baru, dan hanya memberikan layanan transaksi setoran serta penarikan.

Front Office

Halaman 10

Fungsi bank yang berhubungan langsung dengan layanan nasabah, seperti Customer Service, Teller, dan Sales/Marketing.

Back Office

Halaman 10

Fungsi bank yang mendukung operasional Front Office dan memastikan proses sesuai aplikasi nasabah serta prosedur yang berlaku.

Account Officer

Halaman 13

Peran yang dalam materi disebut sebagai konsultan finansial bagi nasabah.

Alias: AO

Customer Service

Halaman 10, Halaman 13

Fungsi layanan yang disebut sebagai bagian dari Front Office dan sebagai pemberi pengalaman layanan pada cabang.

Alias: CS

BRI

Halaman 2

Nama singkat yang muncul pada judul bagan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

BCA Syariah

Halaman 4

Nama bank yang dicantumkan pada judul Kerangka Induk Organisasi PT Bank BCA Syariah.

SEVP

Halaman 2, Halaman 3

Label kelompok berwarna oranye pada legenda bagan BRI dan label kelompok pada bagan Bank Mandiri; sumber tidak memperluas kepanjangannya.

Istilah

Akronim

AO
Account Officer

Halaman 13

CS
Customer Service

Halaman 10

BRI
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Halaman 2

Keterkaitan

Relasi antar-item

Indeks

Kata kunci dan entitas

Kata kunci

struktur organisasi bankunit kerjaBusiness UnitOperation UnitSupporting Unitkantor pusatkantor wilayahkantor cabangkantor cabang pembantukantor kasFront OfficeBack Officefungsi transaksifungsi akuisisifungsi pelayananfungsi edukasipusat strategi pertumbuhanpemahaman pasar lokalloyalitas nasabahinovasi layananBRIBank MandiriBCA SyariahDewan KomisarisDireksiSEVP

Entitas

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) TbkPT Bank Mandiri (Persero) TbkPT Bank BCA SyariahRapat Umum Pemegang SahamDewan Pengawas SyariahDewan KomisarisDirektur UtamaWakil Direktur UtamaPimpinan CabangManager PemasaranManager OperasionalManager Bisnis MikroAccount OfficerTellerCustomer ServiceUnit BusinessOperationsDistribution NetworkFinance & AccountingAudit, Legal & ComplianceIT & ProcurementHuman CapitalBRI Corporate UniversitynuPMK Consulting

Pustaka

Sumber dan catatan ekstraksi

Berkas sumber
Struktur Organisasi dan Unit Kerja di Bank.pdf
Bahasa
Campuran Indonesia dan Inggris
Grounding
Hanya materi sumber
Cakupan
Lengkap dengan catatan
SHA-256
ed0d042360ecffe7b9f0e6a401f9899ece627ac7bba2a32f4d876469d285bbf8
  • Seluruh 15 halaman PDF ditinjau secara visual; referensi menggunakan nomor halaman PDF 1-based.
  • Halaman 2 sampai 4 berupa bagan organisasi visual yang padat. Label yang terbaca dicatat sebagai contoh struktur dan tidak ditambahi kepanjangan atau uraian tugas yang tidak ditulis sumber.
  • Beberapa singkatan pada bagan cabang dan bagan organisasi, seperti PIC, AMPB, AMO, AMBM, ADK, UPN, DJS, PAU, PRU, TKK, LAIM, dan SEVP, tidak diperluas karena sumber tidak memberikan kepanjangannya.
  • Hubungan antarunit hanya dinyatakan ketika ditulis pada slide atau ditunjukkan secara eksplisit oleh struktur yang dijelaskan; bagan visual tidak ditafsirkan melebihi label yang terbaca.
  • Tidak ada sumber internet atau sumber lain yang digunakan; materi ini sepenuhnya source-only dari PDF yang ditentukan.