Lewati ke konten utama

Pencarian global

Pencarian secara global yang mencakup seluruh 52 materi. Tekan Ctrl K untuk fokus.

Ketik minimal dua karakter untuk mencari.

Semua materi
pdf14 halamanLengkap dengan catatan

Materi BFLP Generalist - Wealth Management - Presentation

Materi memaparkan struktur dan peran Wealth Management (WM) Group di kantor pusat dan regional, tiga pilar layanan wealth management, arah bisnis serta inisiatif WM 2026, dan tiga studi kasus untuk advisory, penguatan fungsi regional, serta referral lintas segmen.

7
Bab
24
Item
6
Glosarium
Daftar isi

Ringkasan

Tujuan pembelajaran

  • Memahami karakteristik, manfaat, risiko, dan kesesuaian produk investasi dan bancassurance dengan profil kebutuhan nasabah.
  • Mengidentifikasi struktur organisasi dan unit-unit WM di kantor pusat serta di Regional Office.
  • Menjelaskan tiga pilar pendekatan wealth management dan penawaran yang ditampilkan pada masing-masing pilar.
  • Menjelaskan arah bisnis dan inisiatif WM 2026 yang dicantumkan pada materi.
  • Menerapkan peran RM dan Wealth Specialist pada konteks advisory, penguatan fungsi RO, dan referral lintas segmen.
struktur organisasi WM HOstruktur organisasi WM ROperan Wealth Management3 pilar wealth managementGuidance WM Business 2026Wealth Management Initiatives 2026advisory nasabahcross-segment referral

Bab 1

Pengantar, Tujuan, dan Pokok Bahasan

Bagian pembuka memperkenalkan materi Struktur Organisasi dan Peran WM Group, menyatakan tujuan pembelajaran, serta mencantumkan cakupan pembahasan WM HO, WM RO, dan peran WM.

Halaman 1–3

Konsep

Halaman 1

Materi Struktur Organisasi dan Peran WM Group

Sampul materi berjudul Struktur Organisasi dan Peran WM Group dan menyebut Wealth Management Group serta Corporate University Group sebagai penyusun.

  • Sampul menampilkan identitas Danantara Indonesia, BRI Bank Rakyat Indonesia, dan BRI Corporate University.
  • Sampul mencantumkan tahun 2026.
Wealth Management GroupCorporate University GroupBRI2026
Konsep

Halaman 2

Tujuan pembelajaran

Peserta diharapkan mampu memahami karakteristik, manfaat, risiko, serta kesesuaian produk investasi dan bancassurance dengan profil kebutuhan nasabah agar dapat memberikan solusi finansial yang optimal serta perlindungan yang tepat bagi nasabah.

tujuan pembelajaraninvestasibancassuranceprofil kebutuhan nasabahsolusi finansial
Konsep

Halaman 3

Pokok bahasan

Pokok bahasan materi terdiri dari Struktur Organisasi WM HO, Struktur Organisasi WM RO, dan Peran WM.

WM HOWM ROperan WMpokok bahasan

Bab 2

Organisasi WM Kantor Pusat dan Guidance Bisnis 2026

Bagian ini menampilkan Model Organisasi Wealth - HO beserta unit di bawah Group Head dan Guidance WM Business 2026 untuk bancassurance serta investasi.

Halaman 4–5

Peran

Halaman 4

Model Organisasi Wealth - HO

Pada model organisasi Wealth - HO, Group Head membawahi Product & Business Development Department, Customer Segment Department, Sales Management Department, Business Integration Department, dan Private Banking Head.

  • Product & Business Development Department mencantumkan Business Strategy, Bancassurance, Investment, Liabilities & TRY, dan Investment Strategy.
  • Customer Segment Department mencantumkan Segment Development & Policy, Unique Value Proposition, serta Segment Acquisition & Engagement.
  • Sales Management Department mencantumkan Sales Strategy, Ecosystem & Telemarketing, serta Wealth Specialist.
  • Business Integration Department mencantumkan IT & Digital Platform, Performance & Analytic, serta Operation & Support.
  • Private Banking Head mencantumkan Team PB 1, Team PB 2, Team PB 3, dan Wealth Specialist.
Wealth HOGroup HeadProduct & Business DevelopmentCustomer SegmentSales ManagementBusiness IntegrationPrivate Banking
Strategi

Halaman 5

Guidance Bancassurance 2026

Guidance Bancassurance berfokus pada new premi dan champion product. Target new premi yang dicantumkan adalah RM Ritel Rp 7 Juta/Minggu dan RM Priority Rp 25 Juta/Minggu.

  • Champion product untuk RM Ritel adalah AURORA.
  • Champion product untuk RM Priority adalah AURORA PLUS AMORA, dengan catatan premi 10 Tahun.
  • Visual guidance mencantumkan FBI BAC 2026 Rp. 45 Jt/RM dan Rp. 360 Jt/RMP.
Guidance 2026Bancassurancenew premiAURORAAURORA PLUS AMORAFBI BAC
Strategi

Halaman 5

Guidance Investasi 2026

Guidance Investasi menetapkan reksadana dan obligasi sebagai focus champion product serta memuat focus recurring fee untuk kedua produk.

  • Recurring fee reksadana upfront ditampilkan sebesar SV Rp 500Juta/Minggu/RMP.
  • Recurring fee obligasi tradable ditampilkan sebesar SV Rp 1M/Minggu/RMP.
  • Visual guidance mencantumkan FBI INV 2026 Rp. 625 Jt/RMP.
Guidance 2026investasireksadanaobligasirecurring feeFBI INV

Bab 3

Organisasi dan Layanan Prioritas di Regional Office

Bagian ini membedakan Wealth Management Department dan Wealth Management Team di RO, lalu menjelaskan resupervisi sentral layanan prioritas serta pengaturan aktivitas operasional.

Halaman 6–7

Peran

Halaman 6

Wealth Management Department dan Wealth Management Team di RO

Fungsi WM di RO dijalankan sebagai Wealth Management Department pada 14 RO dan sebagai Wealth Management Team pada 4 RO.

  • Wealth Management Department berada di Region 1/Medan, 2/Pekanbaru, 4/Palembang, 6/Jakarta 1, 7/Jakarta 2, 8/Jakarta 3, 9/Bandung, 10/Semarang, 11/Yogyakarta, 12/Surabaya, 13/Malang, 14/Banjarmasin, 15/Makassar, dan 17/Denpasar.
  • Wealth Management Team berada di Region 3/Padang, 5/Bandar Lampung, 16/Manado, dan 18/Jayapura.
  • Pada diagram, kedua bentuk fungsi terhubung melalui Regional Consumer Banking dan Fungsi Bisnis & Layanan Prioritas.
Regional OfficeWealth Management DepartmentWealth Management TeamRegional Consumer BankingFungsi Bisnis & Layanan Prioritas
Kontrol

Halaman 7

Resupervisi sentral layanan prioritas

Secara struktur organisasi, fungsi sentra Layanan Prioritas, baik bisnis maupun operasional, berada di bawah supervisi Wealth Management Department atau Wealth Management Team RO, yang sebelumnya berada di bawah Kantor Cabang.

  • Diagram memperlihatkan WM Department/WM Team (RO) terhubung dengan RM Private Banker melalui solid line KP.
  • Fungsi Bisnis & Layanan Prioritas ditampilkan pada SLP Prioritas dan SLP Prioritas & Private.
resupervisiLayanan PrioritasWM DepartmentWM TeamRM Private BankerSLP
Proses

Halaman 7

Aktivitas operasional layanan prioritas

Walaupun resupervisi berada di bawah Wealth Management Department atau Wealth Management Team RO, aktivitas operasional terkait Layanan Prioritas tidak berubah dan tetap berkoordinasi dengan Kantor Cabang terkait.

  • Untuk SLP yang melayani bisnis private banking, dibentuk Seksi Operasional Private & Priority Banking.
  • Seksi tersebut mengelola fungsi operasional dan layanan bisnis private serta priority banking.
aktivitas operasionalLayanan PrioritasKantor CabangPrivate BankingPriority Banking

Bab 4

Tiga Pilar dan Penawaran Wealth Management

Pendekatan personalized dan holistic pada materi berbasis tiga pilar: Wealth Protection & Preservation, Wealth Growth & Accumulation, serta Wealth Distribution & Transition.

Halaman 8

Strategi

Halaman 8

Pendekatan personalized dan holistic berbasis tiga pilar

Materi menyatakan bahwa pendekatan personalized dan holistic didasarkan pada tiga pilar wealth management: Wealth Protection & Preservation, Wealth Growth & Accumulation, serta Wealth Distribution & Transition.

personalizedholistic3 pilarWealth Protection & PreservationWealth Growth & AccumulationWealth Distribution & Transition
Layanan

Halaman 8

Wealth Protection & Preservation

Pilar Wealth Protection & Preservation mencakup Life Insurance, Health Insurance, General Insurance, dan Treasury.

  • Life Insurance mencantumkan Term, health, PA, CI, Unit Link, dan Endowment.
  • Health Insurance mencantumkan Perawatan Rumah Sakit dan Medical Check up, etc.
  • General Insurance mencantumkan bangunan dan kendaraan.
  • Treasury mencantumkan hedging dan derivatives.
Wealth Protection & PreservationLife InsuranceHealth InsuranceGeneral InsuranceTreasuryhedgingderivatives
Layanan

Halaman 8

Wealth Growth & Accumulation

Pilar Wealth Growth & Accumulation mencakup Investment, Advisory, dan Business Venture.

  • Investment mencantumkan reksadana, obligasi, dan saham.
  • Advisory mencantumkan money management dan perpajakan.
  • Business Venture mencantumkan ventura.
Wealth Growth & AccumulationInvestmentAdvisoryBusiness Venturereksadanaobligasisahamperpajakan
Layanan

Halaman 8

Wealth Distribution & Transition

Pilar Wealth Distribution & Transition mencakup Estate Planning dan Pension Plan.

  • Estate Planning mencantumkan Whole Life dan Unit Link.
  • Pension Plan mencantumkan Endowment, Unit Link, dan DPLK BRI.
Wealth Distribution & TransitionEstate PlanningPension PlanWhole LifeUnit LinkDPLK BRI

Bab 5

Latar Belakang Penguatan WM di RO dan Postur RKA 2026

Bagian ini mengaitkan penguatan peran WM di regional dengan strategi BRI, target pertumbuhan WM, akuisisi, penetrasi produk, retensi nasabah existing, cross-sell, dan advisory investasi.

Halaman 9

Strategi

Halaman 9

Latar belakang penguatan fungsi WM di Regional Office

Fokus transformasi 2026-2030 adalah transformasi funding melalui penguatan low cost funding, revamp existing core, dan akselerasi new core untuk pertumbuhan berkelanjutan; bisnis Wealth disebut sebagai penopang stabilitas CASA dan Relationship Engine.

  • Visual Brivolution Reignite membingkai transform the funding franchise serta revamp existing core, build new core.
  • Materi menyatakan perlunya penguatan peran dan fungsi organisasi WM di Regional Level.
Regional Officetransformasi fundinglow cost fundingCASARelationship EngineBrivolution Reignite
Metrik

Halaman 9

Postur RKA Wealth Management 2026

Postur RKA Wealth Management 2026 menampilkan FUM DPK 162,0 T, FUM non DPK 112,0 T, FBI BAC 592,0 M, FBI INV 186,0 M, NoC 78.472, dan % QC LNP 74,00%.

  • Pertumbuhan yang dicantumkan adalah 9,0% YoY untuk FUM DPK, 24,0% YoY untuk FUM non DPK, 28% YoY untuk FBI BAC, dan 19,0% YoY untuk FBI INV.
  • Target 2026 berfokus menaikkan FUM DPK ke Rp162T, FUM Non-DPK ke Rp112T, serta peningkatan aktivitas akuisisi, penetrasi produk, dan retensi nasabah existing.
  • Dari sisi kontribusi bisnis, RO didorong meningkatkan FBI BAC Rp592M dan FBI INV Rp186M melalui penguatan cross-sell bancassurance serta advisory investasi yang lebih konsisten dan terukur.
  • Materi menyebut NoC 78.472 dan 74% nasabah LNP sudah Qualified Client; fokusnya meningkatkan kualitas portofolio agar lebih profitable, sticky, dan memperkuat FOTA/fee-based income berkelanjutan.
RKA 2026FUM DPKFUM non DPKFBI BACFBI INVNoCQC LNPcross-sellFOTA

Bab 6

Wealth Management Initiatives 2026

Tujuh inisiatif yang ditampilkan mencakup struktur dan peran baru, pengembangan karier dan insentif, proposisi wealth, kolaborasi serta referral lintas segmen, penawaran produk, onboarding, dan platform wealth terintegrasi.

Halaman 10–11

Strategi

Halaman 10

Inisiatif peran, struktur, karier, dan insentif

Inisiatif 1 memperkenalkan peran Wealth Specialist dan menyesuaikan struktur organisasi WM untuk mendukung advisory yang lebih mendalam dan scalable. Inisiatif 2 mengembangkan career path, job family, dan incentive plan yang lebih kompetitif untuk menarik dan mempertahankan talent berkualitas.

  • Inisiatif Sales Force Career Path & Incentive mencantumkan grading kelolaan RM Prioritas, Incentive Plan 2026, dan RM Priority Excellence Program.
  • Bagian perubahan struktur membandingkan struktur saat ini dan struktur baru, serta menampilkan Wealth Management Department/TL pada struktur baru.
Wealth Specialiststruktur organisasicareer pathjob familyincentive planRM Priority
Strategi

Halaman 10

Differentiated Wealth Proposition

Inisiatif 3 adalah pengembangan proposisi wealth untuk segmentation (urban vs rural) melalui diferensiasi produk dan privileges agar lebih relevan dengan kebutuhan nasabah.

  • Untuk urban: Travel and Lifestyle (APS Domestik & Luar Negeri), Healthy and Wellness (Rumah Sakit di Kota Besar dan Luar Negeri), Luxurious Beauty Privilege, serta Business Support and Business Matching.
  • Untuk rural: Healthcare Service (Prodia) dan Airport Lounge & Airport Transfer (Domestik).
Differentiated Wealth Propositionurbanruralprivilegessegmentasi
Proses

Halaman 10

Cross-Segment Collaboration & Referral

Inisiatif 4 memperkuat kolaborasi lintas segmen retail, priority, wholesale, dan commercial melalui sinergi referral serta pencatatan KPI cross-selling.

  • Tindak lanjutnya mencakup follow up referral dari segmen lain, referral nasabah potensial LNP ke segmen lain, dan menyiapkan dashboard.
cross-segmentkolaborasireferralKPIcross-sellingLNPdashboard
Produk

Halaman 10

Complete Product Offering

Inisiatif 5 menambah kerja sama MI dan produk reksa dana untuk mendukung advisory yang lebih mendalam dan efektivitas rebalancing portofolio nasabah.

  • Materi mencantumkan 6 Manager Investasi (Eksisting) dan 38 Produk Reksa Dana.
  • Empat Manager Investasi yang ditambahkan adalah Batavia, Eastpring, Syailendra, dan Succorinvest.
  • Penguatan Treasury mencakup mekanisme transaksi secondary bonds, alternatif derivative product & structured product dari Treasury, pengembangan derivative product (DCI/BLI), bond/bond forward/short term notes product, plain vanilla FX trading, dan lelang primer produk Obligasi Pemerintah.
Complete Product OfferingManager InvestasiReksa DanaTreasurysecondary bondsderivative productObligasi Pemerintah
Proses

Halaman 11

Streamlined Operations & Onboarding

Inisiatif 6 menyederhanakan proses end-to-end wealth onboarding, mencakup form, data, dan screening, untuk mempercepat SLA dan meningkatkan pengalaman nasabah.

onboardingend-to-endformdatascreeningSLApengalaman nasabah
Layanan

Halaman 11

Integrated Core Wealth Platform

Inisiatif 7 meng-upgrade ProWealth menjadi platform terintegrasi dari CRM yang mencakup portfolio monitoring, contact management, market insight, lifecycle management, dan Core Investment untuk produk reksa dana serta obligasi.

  • Ilustrasi platform mencakup Onboarding, Daily Banking, Loan Origination, Investing, Customer Service, dan Campaigns.
  • Ilustrasi juga menampilkan GrandCentral Integration dengan Loan Origination, Fintechs, Core, Payments, dan Other.
ProWealthCRMportfolio monitoringmarket insightCore Investmentreksa danaobligasi

Bab 7

Studi Kasus: Dari Target ke Impact

Tiga studi kasus memotret kebutuhan advisory personal, penguatan fungsi WM di RO, dan referral wealth management bagi nasabah komersial.

Halaman 12–14

Studi kasus

Halaman 12

Case Study 1: Peran Wealth Specialist dalam advisory nasabah

Ibu Monica adalah Nasabah Prioritas dengan profil risiko moderat dan FUM Rp4 miliar. Ia ingin diversifikasi portofolio karena khawatir terhadap kondisi pasar yang fluktuatif; RM Priority mengajak Wealth Specialist untuk membantu advisory investasi terkait reksa dana, obligasi, dan strategi proteksi aset.

  • Nasabah menilai penjelasan yang diberikan masih terlalu umum dan belum menggambarkan solusi sesuai tujuan keuangan jangka panjangnya.
  • Pertanyaan studi kasus menempatkan RM Priority dan Wealth Specialist pada peran masing-masing dalam memberi rekomendasi investasi, proteksi, dan pengelolaan portofolio agar solusi meningkatkan kepercayaan serta engagement nasabah terhadap layanan wealth management.
Case Study 1Ibu MonicaNasabah Prioritasprofil risiko moderatFUMdiversifikasi portofolioWealth SpecialistRM Priority
Studi kasus

Halaman 13

Case Study 2: Penguatan fungsi WM di Regional Office

Regional Office mengevaluasi pertumbuhan bisnis wealth yang belum mencapai target RKA 2026, terutama FUM non-DPK dan fee based income bancassurance; akuisisi nasabah baru serta cross-selling produk wealth di beberapa SLP juga belum konsisten.

  • Management Regional menilai perlunya penguatan Wealth Management Department di RO agar monitoring bisnis, coaching RM Priority, dan strategi advisory kepada nasabah berjalan lebih efektif dan terukur.
  • Kinerja belum optimal karena pengelolaan fungsi bisnis, monitoring sales activity, dan koordinasi advisory belum maksimal; dampaknya mencakup pertumbuhan FUM, penetrasi investasi dan bancassurance, serta kualitas relationship nasabah yang belum sesuai target perusahaan.
  • Pertanyaan studi kasus meminta pemahaman struktur organisasi WM di RO serta peran setiap fungsi untuk mendukung pertumbuhan bisnis wealth yang berkelanjutan.
Case Study 2Regional OfficeRKA 2026FUM non-DPKfee based incomebancassuranceSLPcoaching RM Priority
Studi kasus

Halaman 14

Case Study 3: Kolaborasi cross-segment referral wealth management

Bapak Arif, nasabah komersial BRI dengan bisnis distribusi bahan bangunan, memiliki dana pribadi cukup besar yang masih ditempatkan di beberapa bank lain dan belum memanfaatkan layanan wealth management secara optimal. RM Commercial melakukan referral kepada tim Wealth Management untuk layanan investasi, bancassurance, dan pengelolaan aset yang lebih komprehensif.

  • Koordinasi antarunit belum optimal sehingga follow up kepada nasabah menjadi lambat.
  • Pertanyaan studi kasus menyatakan potensi bisnis wealth tidak ditindaklanjuti maksimal akibat koordinasi cross-segment antara RM Commercial dan tim Wealth Management belum efektif; akibat yang disebut adalah peluang akuisisi FUM, cross-selling investasi dan bancassurance, serta peningkatan loyalitas nasabah menjadi tidak optimal.
  • Kasus meminta pemahaman peran WM dalam proses referral, kolaborasi lintas segmen, dan pengelolaan relationship nasabah high value.
Case Study 3Bapak ArifRM CommercialWealth Managementreferralcross-segmentFUMnasabah high value

Referensi

Glosarium

Wealth Management

Halaman 8

Konteks layanan yang dalam materi menggunakan pendekatan personalized dan holistic berbasis tiga pilar untuk perlindungan, pertumbuhan, serta distribusi dan transisi kekayaan.

Alias: WM

Wealth Specialist

Halaman 10, Halaman 12

Peran yang diperkenalkan untuk mendukung advisory yang lebih mendalam dan scalable; pada studi kasus bekerja bersama RM Priority untuk rekomendasi investasi, proteksi, dan pengelolaan portofolio.

Layanan Prioritas

Halaman 7

Layanan yang fungsi bisnis maupun operasionalnya disupervisi oleh Wealth Management Department atau Wealth Management Team RO, sementara aktivitas operasionalnya tetap berkoordinasi dengan Kantor Cabang terkait.

Cross-segment referral

Halaman 10

Kolaborasi lintas segmen melalui sinergi referral dan pencatatan KPI cross-selling, dengan tindak lanjut referral, referral nasabah potensial LNP, serta dashboard.

ProWealth

Halaman 11

Platform yang akan di-upgrade menjadi platform terintegrasi dari CRM untuk portfolio monitoring, contact management, market insight, lifecycle management, dan Core Investment produk reksa dana serta obligasi.

Qualified Client

Halaman 9

Status yang digunakan pada postur RKA WM 2026; materi menyatakan 74% nasabah LNP sudah Qualified Client.

Istilah

Akronim

WM
Wealth Management

Halaman 1

Keterkaitan

Relasi antar-item

Indeks

Kata kunci dan entitas

Kata kunci

Wealth ManagementWealth SpecialistbancassurancereksadanaobligasiadvisoryLayanan Prioritascross-sellingcross-segment referralProWealthRKA 2026FUM

Entitas

BRIDanantara IndonesiaWealth Management GroupCorporate University GroupAURORAAURORA PLUS AMORADPLK BRIBataviaEastpringSyailendraSuccorinvestProdia

Pustaka

Sumber dan catatan ekstraksi

Berkas sumber
Materi BFLP Generalist - Wealth Management - Presentation.pdf
Bahasa
Campuran Indonesia dan Inggris
Grounding
Hanya materi sumber
Cakupan
Lengkap dengan catatan
SHA-256
b5d06016ec056069b4e6c38a1ba38f2d6e76892ae27cfb8de6d706cc82442d58
  • Seluruh 14 halaman diperiksa secara visual pada hasil render PDF.
  • Teks sangat kecil pada panel fondasi dan rincian proses pada halaman 9 tidak seluruhnya terbaca dengan andal; materi ini hanya memuat butir yang dapat dibaca jelas dan tidak menebak teks tersebut.
  • Beberapa singkatan pada visual, termasuk FBI BAC, FBI INV, NoC, QC LNP, FOTA, RMP, SLP, dan APS, tidak diekspansi karena PDF tidak menuliskan kepanjangannya.