Daftar isi
Ringkasan
Tujuan pembelajaran
- Memahami karakteristik, manfaat, risiko, dan kesesuaian produk investasi dan bancassurance dengan profil kebutuhan nasabah.
- Mengidentifikasi struktur organisasi dan unit-unit WM di kantor pusat serta di Regional Office.
- Menjelaskan tiga pilar pendekatan wealth management dan penawaran yang ditampilkan pada masing-masing pilar.
- Menjelaskan arah bisnis dan inisiatif WM 2026 yang dicantumkan pada materi.
- Menerapkan peran RM dan Wealth Specialist pada konteks advisory, penguatan fungsi RO, dan referral lintas segmen.
Bab 1
Pengantar, Tujuan, dan Pokok Bahasan
Bagian pembuka memperkenalkan materi Struktur Organisasi dan Peran WM Group, menyatakan tujuan pembelajaran, serta mencantumkan cakupan pembahasan WM HO, WM RO, dan peran WM.
Halaman 1–3
Halaman 1
Materi Struktur Organisasi dan Peran WM Group
Sampul materi berjudul Struktur Organisasi dan Peran WM Group dan menyebut Wealth Management Group serta Corporate University Group sebagai penyusun.
- Sampul menampilkan identitas Danantara Indonesia, BRI Bank Rakyat Indonesia, dan BRI Corporate University.
- Sampul mencantumkan tahun 2026.
Halaman 2
Tujuan pembelajaran
Peserta diharapkan mampu memahami karakteristik, manfaat, risiko, serta kesesuaian produk investasi dan bancassurance dengan profil kebutuhan nasabah agar dapat memberikan solusi finansial yang optimal serta perlindungan yang tepat bagi nasabah.
Halaman 3
Pokok bahasan
Pokok bahasan materi terdiri dari Struktur Organisasi WM HO, Struktur Organisasi WM RO, dan Peran WM.
Bab 2
Organisasi WM Kantor Pusat dan Guidance Bisnis 2026
Bagian ini menampilkan Model Organisasi Wealth - HO beserta unit di bawah Group Head dan Guidance WM Business 2026 untuk bancassurance serta investasi.
Halaman 4–5
Halaman 4
Model Organisasi Wealth - HO
Pada model organisasi Wealth - HO, Group Head membawahi Product & Business Development Department, Customer Segment Department, Sales Management Department, Business Integration Department, dan Private Banking Head.
- Product & Business Development Department mencantumkan Business Strategy, Bancassurance, Investment, Liabilities & TRY, dan Investment Strategy.
- Customer Segment Department mencantumkan Segment Development & Policy, Unique Value Proposition, serta Segment Acquisition & Engagement.
- Sales Management Department mencantumkan Sales Strategy, Ecosystem & Telemarketing, serta Wealth Specialist.
- Business Integration Department mencantumkan IT & Digital Platform, Performance & Analytic, serta Operation & Support.
- Private Banking Head mencantumkan Team PB 1, Team PB 2, Team PB 3, dan Wealth Specialist.
Halaman 5
Guidance Bancassurance 2026
Guidance Bancassurance berfokus pada new premi dan champion product. Target new premi yang dicantumkan adalah RM Ritel Rp 7 Juta/Minggu dan RM Priority Rp 25 Juta/Minggu.
- Champion product untuk RM Ritel adalah AURORA.
- Champion product untuk RM Priority adalah AURORA PLUS AMORA, dengan catatan premi 10 Tahun.
- Visual guidance mencantumkan FBI BAC 2026 Rp. 45 Jt/RM dan Rp. 360 Jt/RMP.
Halaman 5
Guidance Investasi 2026
Guidance Investasi menetapkan reksadana dan obligasi sebagai focus champion product serta memuat focus recurring fee untuk kedua produk.
- Recurring fee reksadana upfront ditampilkan sebesar SV Rp 500Juta/Minggu/RMP.
- Recurring fee obligasi tradable ditampilkan sebesar SV Rp 1M/Minggu/RMP.
- Visual guidance mencantumkan FBI INV 2026 Rp. 625 Jt/RMP.
Bab 3
Organisasi dan Layanan Prioritas di Regional Office
Bagian ini membedakan Wealth Management Department dan Wealth Management Team di RO, lalu menjelaskan resupervisi sentral layanan prioritas serta pengaturan aktivitas operasional.
Halaman 6–7
Halaman 6
Wealth Management Department dan Wealth Management Team di RO
Fungsi WM di RO dijalankan sebagai Wealth Management Department pada 14 RO dan sebagai Wealth Management Team pada 4 RO.
- Wealth Management Department berada di Region 1/Medan, 2/Pekanbaru, 4/Palembang, 6/Jakarta 1, 7/Jakarta 2, 8/Jakarta 3, 9/Bandung, 10/Semarang, 11/Yogyakarta, 12/Surabaya, 13/Malang, 14/Banjarmasin, 15/Makassar, dan 17/Denpasar.
- Wealth Management Team berada di Region 3/Padang, 5/Bandar Lampung, 16/Manado, dan 18/Jayapura.
- Pada diagram, kedua bentuk fungsi terhubung melalui Regional Consumer Banking dan Fungsi Bisnis & Layanan Prioritas.
Halaman 7
Resupervisi sentral layanan prioritas
Secara struktur organisasi, fungsi sentra Layanan Prioritas, baik bisnis maupun operasional, berada di bawah supervisi Wealth Management Department atau Wealth Management Team RO, yang sebelumnya berada di bawah Kantor Cabang.
- Diagram memperlihatkan WM Department/WM Team (RO) terhubung dengan RM Private Banker melalui solid line KP.
- Fungsi Bisnis & Layanan Prioritas ditampilkan pada SLP Prioritas dan SLP Prioritas & Private.
Halaman 7
Aktivitas operasional layanan prioritas
Walaupun resupervisi berada di bawah Wealth Management Department atau Wealth Management Team RO, aktivitas operasional terkait Layanan Prioritas tidak berubah dan tetap berkoordinasi dengan Kantor Cabang terkait.
- Untuk SLP yang melayani bisnis private banking, dibentuk Seksi Operasional Private & Priority Banking.
- Seksi tersebut mengelola fungsi operasional dan layanan bisnis private serta priority banking.
Bab 4
Tiga Pilar dan Penawaran Wealth Management
Pendekatan personalized dan holistic pada materi berbasis tiga pilar: Wealth Protection & Preservation, Wealth Growth & Accumulation, serta Wealth Distribution & Transition.
Halaman 8
Halaman 8
Pendekatan personalized dan holistic berbasis tiga pilar
Materi menyatakan bahwa pendekatan personalized dan holistic didasarkan pada tiga pilar wealth management: Wealth Protection & Preservation, Wealth Growth & Accumulation, serta Wealth Distribution & Transition.
Halaman 8
Wealth Protection & Preservation
Pilar Wealth Protection & Preservation mencakup Life Insurance, Health Insurance, General Insurance, dan Treasury.
- Life Insurance mencantumkan Term, health, PA, CI, Unit Link, dan Endowment.
- Health Insurance mencantumkan Perawatan Rumah Sakit dan Medical Check up, etc.
- General Insurance mencantumkan bangunan dan kendaraan.
- Treasury mencantumkan hedging dan derivatives.
Halaman 8
Wealth Growth & Accumulation
Pilar Wealth Growth & Accumulation mencakup Investment, Advisory, dan Business Venture.
- Investment mencantumkan reksadana, obligasi, dan saham.
- Advisory mencantumkan money management dan perpajakan.
- Business Venture mencantumkan ventura.
Halaman 8
Wealth Distribution & Transition
Pilar Wealth Distribution & Transition mencakup Estate Planning dan Pension Plan.
- Estate Planning mencantumkan Whole Life dan Unit Link.
- Pension Plan mencantumkan Endowment, Unit Link, dan DPLK BRI.
Bab 5
Latar Belakang Penguatan WM di RO dan Postur RKA 2026
Bagian ini mengaitkan penguatan peran WM di regional dengan strategi BRI, target pertumbuhan WM, akuisisi, penetrasi produk, retensi nasabah existing, cross-sell, dan advisory investasi.
Halaman 9
Halaman 9
Latar belakang penguatan fungsi WM di Regional Office
Fokus transformasi 2026-2030 adalah transformasi funding melalui penguatan low cost funding, revamp existing core, dan akselerasi new core untuk pertumbuhan berkelanjutan; bisnis Wealth disebut sebagai penopang stabilitas CASA dan Relationship Engine.
- Visual Brivolution Reignite membingkai transform the funding franchise serta revamp existing core, build new core.
- Materi menyatakan perlunya penguatan peran dan fungsi organisasi WM di Regional Level.
Halaman 9
Postur RKA Wealth Management 2026
Postur RKA Wealth Management 2026 menampilkan FUM DPK 162,0 T, FUM non DPK 112,0 T, FBI BAC 592,0 M, FBI INV 186,0 M, NoC 78.472, dan % QC LNP 74,00%.
- Pertumbuhan yang dicantumkan adalah 9,0% YoY untuk FUM DPK, 24,0% YoY untuk FUM non DPK, 28% YoY untuk FBI BAC, dan 19,0% YoY untuk FBI INV.
- Target 2026 berfokus menaikkan FUM DPK ke Rp162T, FUM Non-DPK ke Rp112T, serta peningkatan aktivitas akuisisi, penetrasi produk, dan retensi nasabah existing.
- Dari sisi kontribusi bisnis, RO didorong meningkatkan FBI BAC Rp592M dan FBI INV Rp186M melalui penguatan cross-sell bancassurance serta advisory investasi yang lebih konsisten dan terukur.
- Materi menyebut NoC 78.472 dan 74% nasabah LNP sudah Qualified Client; fokusnya meningkatkan kualitas portofolio agar lebih profitable, sticky, dan memperkuat FOTA/fee-based income berkelanjutan.
Bab 6
Wealth Management Initiatives 2026
Tujuh inisiatif yang ditampilkan mencakup struktur dan peran baru, pengembangan karier dan insentif, proposisi wealth, kolaborasi serta referral lintas segmen, penawaran produk, onboarding, dan platform wealth terintegrasi.
Halaman 10–11
Halaman 10
Inisiatif peran, struktur, karier, dan insentif
Inisiatif 1 memperkenalkan peran Wealth Specialist dan menyesuaikan struktur organisasi WM untuk mendukung advisory yang lebih mendalam dan scalable. Inisiatif 2 mengembangkan career path, job family, dan incentive plan yang lebih kompetitif untuk menarik dan mempertahankan talent berkualitas.
- Inisiatif Sales Force Career Path & Incentive mencantumkan grading kelolaan RM Prioritas, Incentive Plan 2026, dan RM Priority Excellence Program.
- Bagian perubahan struktur membandingkan struktur saat ini dan struktur baru, serta menampilkan Wealth Management Department/TL pada struktur baru.
Halaman 10
Differentiated Wealth Proposition
Inisiatif 3 adalah pengembangan proposisi wealth untuk segmentation (urban vs rural) melalui diferensiasi produk dan privileges agar lebih relevan dengan kebutuhan nasabah.
- Untuk urban: Travel and Lifestyle (APS Domestik & Luar Negeri), Healthy and Wellness (Rumah Sakit di Kota Besar dan Luar Negeri), Luxurious Beauty Privilege, serta Business Support and Business Matching.
- Untuk rural: Healthcare Service (Prodia) dan Airport Lounge & Airport Transfer (Domestik).
Halaman 10
Cross-Segment Collaboration & Referral
Inisiatif 4 memperkuat kolaborasi lintas segmen retail, priority, wholesale, dan commercial melalui sinergi referral serta pencatatan KPI cross-selling.
- Tindak lanjutnya mencakup follow up referral dari segmen lain, referral nasabah potensial LNP ke segmen lain, dan menyiapkan dashboard.
Halaman 10
Complete Product Offering
Inisiatif 5 menambah kerja sama MI dan produk reksa dana untuk mendukung advisory yang lebih mendalam dan efektivitas rebalancing portofolio nasabah.
- Materi mencantumkan 6 Manager Investasi (Eksisting) dan 38 Produk Reksa Dana.
- Empat Manager Investasi yang ditambahkan adalah Batavia, Eastpring, Syailendra, dan Succorinvest.
- Penguatan Treasury mencakup mekanisme transaksi secondary bonds, alternatif derivative product & structured product dari Treasury, pengembangan derivative product (DCI/BLI), bond/bond forward/short term notes product, plain vanilla FX trading, dan lelang primer produk Obligasi Pemerintah.
Halaman 11
Streamlined Operations & Onboarding
Inisiatif 6 menyederhanakan proses end-to-end wealth onboarding, mencakup form, data, dan screening, untuk mempercepat SLA dan meningkatkan pengalaman nasabah.
Halaman 11
Integrated Core Wealth Platform
Inisiatif 7 meng-upgrade ProWealth menjadi platform terintegrasi dari CRM yang mencakup portfolio monitoring, contact management, market insight, lifecycle management, dan Core Investment untuk produk reksa dana serta obligasi.
- Ilustrasi platform mencakup Onboarding, Daily Banking, Loan Origination, Investing, Customer Service, dan Campaigns.
- Ilustrasi juga menampilkan GrandCentral Integration dengan Loan Origination, Fintechs, Core, Payments, dan Other.
Bab 7
Studi Kasus: Dari Target ke Impact
Tiga studi kasus memotret kebutuhan advisory personal, penguatan fungsi WM di RO, dan referral wealth management bagi nasabah komersial.
Halaman 12–14
Halaman 12
Case Study 1: Peran Wealth Specialist dalam advisory nasabah
Ibu Monica adalah Nasabah Prioritas dengan profil risiko moderat dan FUM Rp4 miliar. Ia ingin diversifikasi portofolio karena khawatir terhadap kondisi pasar yang fluktuatif; RM Priority mengajak Wealth Specialist untuk membantu advisory investasi terkait reksa dana, obligasi, dan strategi proteksi aset.
- Nasabah menilai penjelasan yang diberikan masih terlalu umum dan belum menggambarkan solusi sesuai tujuan keuangan jangka panjangnya.
- Pertanyaan studi kasus menempatkan RM Priority dan Wealth Specialist pada peran masing-masing dalam memberi rekomendasi investasi, proteksi, dan pengelolaan portofolio agar solusi meningkatkan kepercayaan serta engagement nasabah terhadap layanan wealth management.
Halaman 13
Case Study 2: Penguatan fungsi WM di Regional Office
Regional Office mengevaluasi pertumbuhan bisnis wealth yang belum mencapai target RKA 2026, terutama FUM non-DPK dan fee based income bancassurance; akuisisi nasabah baru serta cross-selling produk wealth di beberapa SLP juga belum konsisten.
- Management Regional menilai perlunya penguatan Wealth Management Department di RO agar monitoring bisnis, coaching RM Priority, dan strategi advisory kepada nasabah berjalan lebih efektif dan terukur.
- Kinerja belum optimal karena pengelolaan fungsi bisnis, monitoring sales activity, dan koordinasi advisory belum maksimal; dampaknya mencakup pertumbuhan FUM, penetrasi investasi dan bancassurance, serta kualitas relationship nasabah yang belum sesuai target perusahaan.
- Pertanyaan studi kasus meminta pemahaman struktur organisasi WM di RO serta peran setiap fungsi untuk mendukung pertumbuhan bisnis wealth yang berkelanjutan.
Halaman 14
Case Study 3: Kolaborasi cross-segment referral wealth management
Bapak Arif, nasabah komersial BRI dengan bisnis distribusi bahan bangunan, memiliki dana pribadi cukup besar yang masih ditempatkan di beberapa bank lain dan belum memanfaatkan layanan wealth management secara optimal. RM Commercial melakukan referral kepada tim Wealth Management untuk layanan investasi, bancassurance, dan pengelolaan aset yang lebih komprehensif.
- Koordinasi antarunit belum optimal sehingga follow up kepada nasabah menjadi lambat.
- Pertanyaan studi kasus menyatakan potensi bisnis wealth tidak ditindaklanjuti maksimal akibat koordinasi cross-segment antara RM Commercial dan tim Wealth Management belum efektif; akibat yang disebut adalah peluang akuisisi FUM, cross-selling investasi dan bancassurance, serta peningkatan loyalitas nasabah menjadi tidak optimal.
- Kasus meminta pemahaman peran WM dalam proses referral, kolaborasi lintas segmen, dan pengelolaan relationship nasabah high value.
Referensi
Glosarium
Wealth Management
Halaman 8
Konteks layanan yang dalam materi menggunakan pendekatan personalized dan holistic berbasis tiga pilar untuk perlindungan, pertumbuhan, serta distribusi dan transisi kekayaan.
Alias: WM
Wealth Specialist
Halaman 10, Halaman 12
Peran yang diperkenalkan untuk mendukung advisory yang lebih mendalam dan scalable; pada studi kasus bekerja bersama RM Priority untuk rekomendasi investasi, proteksi, dan pengelolaan portofolio.
Layanan Prioritas
Halaman 7
Layanan yang fungsi bisnis maupun operasionalnya disupervisi oleh Wealth Management Department atau Wealth Management Team RO, sementara aktivitas operasionalnya tetap berkoordinasi dengan Kantor Cabang terkait.
Cross-segment referral
Halaman 10
Kolaborasi lintas segmen melalui sinergi referral dan pencatatan KPI cross-selling, dengan tindak lanjut referral, referral nasabah potensial LNP, serta dashboard.
ProWealth
Halaman 11
Platform yang akan di-upgrade menjadi platform terintegrasi dari CRM untuk portfolio monitoring, contact management, market insight, lifecycle management, dan Core Investment produk reksa dana serta obligasi.
Qualified Client
Halaman 9
Status yang digunakan pada postur RKA WM 2026; materi menyatakan 74% nasabah LNP sudah Qualified Client.
Istilah
Akronim
- WM
- Wealth Management
Halaman 1
Keterkaitan
Relasi antar-item
Halaman 4–5
Halaman 4–5
Halaman 6–7
Halaman 7
Halaman 8
Halaman 8
Halaman 8
Halaman 9
Halaman 10–12
Halaman 10–14
Halaman 11
Indeks
Kata kunci dan entitas
Kata kunci
Entitas
Pustaka
Sumber dan catatan ekstraksi
- Berkas sumber
- Materi BFLP Generalist - Wealth Management - Presentation.pdf
- Bahasa
- Campuran Indonesia dan Inggris
- Grounding
- Hanya materi sumber
- Cakupan
- Lengkap dengan catatan
- SHA-256
- b5d06016ec056069b4e6c38a1ba38f2d6e76892ae27cfb8de6d706cc82442d58
- Seluruh 14 halaman diperiksa secara visual pada hasil render PDF.
- Teks sangat kecil pada panel fondasi dan rincian proses pada halaman 9 tidak seluruhnya terbaca dengan andal; materi ini hanya memuat butir yang dapat dibaca jelas dan tidak menebak teks tersebut.
- Beberapa singkatan pada visual, termasuk FBI BAC, FBI INV, NoC, QC LNP, FOTA, RMP, SLP, dan APS, tidak diekspansi karena PDF tidak menuliskan kepanjangannya.
